Kapolri: Rangkaian Acara HUT Bhayangkara Semangat Jaga Persatuan dan Kesatuan
Selasa, 05 Juli 2022 - 17:44 WIB
loading...
A
A
A
"Untuk mengantisipasi potensi polarisasi tersebut, rangkaian hari Bhayangkara ke-76 Polri mengangkat tema persatuan dan kesatuan serta menjaga dan mengawal keberagaman sebagai potensi untuk membangkitkan perekonomian masyarakat dan mengembangkan potensi pemuda dan pemudi Indonesia yang akan memimpin Indonesia di masa depan," ujar Sigit.
Rangkaian acara HUT Bhayangkara antara lain bakti kesehatan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang dihadiri 51 elemen bangsa, Festival Musik Bhayangkara, lomba setapak perubahan, Hoegeng Awards, Festival Kesenian Gemilang Nusantara, pagelaran wayang kulit bertajuk 'Semar M'bangun Kahyangan, pasar rakyat, doa bersama lintas agama, hingga Upacara HUT Bhayangkara, pesta rakyat dan tarian kolosal.
Baca juga: Jokowi Pimpin Upacara HUT ke-76 Bhayangkara di Semarang
Dalam kesempatan ini, Kapolri memaparkan soal peran penting dan keberhasilan sinergitas antara Pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi segala bentuk tantangan yang ada. Mulai dari pengendalian Pandemi Covid-19, menjamin serta memberikan ruang demokrasi, penanganan arus mudik yang sempat dilarang dua tahun akibat virus corona, hingga penyaluran bantuan sosial.
Sigit juga menuangkan pengalaman keberhasilannya bersama dengan lintas elemen terkait dengan penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19 dalam sebuah buku berjudul 'Polisi dan Pandemi, Langkah Extraordinary Penanganan Pandemi Covid-19'.
"Kami menyadari bahwa Polri masih belum sempurna dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Namun, kami berjanji bahwa kami akan terus berbenah. Senantiasa peka dan mendengarkan kritik, masukan, saran kepada Polri, meskipun pahit, akan kami jadikan evaluasi untuk mewujudkan Transformasi menuju Polri yang Presisi. Agar Polri semakin dekat dan dicintai masyarakat," ucap Sigit.
Rangkaian acara HUT Bhayangkara antara lain bakti kesehatan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang dihadiri 51 elemen bangsa, Festival Musik Bhayangkara, lomba setapak perubahan, Hoegeng Awards, Festival Kesenian Gemilang Nusantara, pagelaran wayang kulit bertajuk 'Semar M'bangun Kahyangan, pasar rakyat, doa bersama lintas agama, hingga Upacara HUT Bhayangkara, pesta rakyat dan tarian kolosal.
Baca juga: Jokowi Pimpin Upacara HUT ke-76 Bhayangkara di Semarang
Dalam kesempatan ini, Kapolri memaparkan soal peran penting dan keberhasilan sinergitas antara Pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi segala bentuk tantangan yang ada. Mulai dari pengendalian Pandemi Covid-19, menjamin serta memberikan ruang demokrasi, penanganan arus mudik yang sempat dilarang dua tahun akibat virus corona, hingga penyaluran bantuan sosial.
Sigit juga menuangkan pengalaman keberhasilannya bersama dengan lintas elemen terkait dengan penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19 dalam sebuah buku berjudul 'Polisi dan Pandemi, Langkah Extraordinary Penanganan Pandemi Covid-19'.
"Kami menyadari bahwa Polri masih belum sempurna dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Namun, kami berjanji bahwa kami akan terus berbenah. Senantiasa peka dan mendengarkan kritik, masukan, saran kepada Polri, meskipun pahit, akan kami jadikan evaluasi untuk mewujudkan Transformasi menuju Polri yang Presisi. Agar Polri semakin dekat dan dicintai masyarakat," ucap Sigit.
Lihat Juga :