Pengalaman Menag Jadi Jamaah Haji 2004: Kayak Ikan Pindang
Selasa, 05 Juli 2022 - 15:59 WIB
loading...
A
A
A
"Yang penting orientasinya adalah jamaah nyaman. Masih ada waktu 2 hari (buat memperbaiki, kekurangan yang ada)," katanya.
Namun kenyamanannya jangan dibandingkan dengan hotel karena harus sebanding, jika dibandingkan dengan pelaksanaan haji sebelumnya tentu saat ini lebih nyaman. Pada haji sebelumnya di Arafah saat wukuf jamaah hanya tersedia tenda yang beralaskan karpet.
Tahun ini sudah ditambah dengan kasur busa dan bantal. "Enak sekarang, dibanding haji tahun-tahun dulu, sekarang nyaman ada kasur. Tapi kalau perbandingannya dengan hotel, ya tentu enggak ada kelasnya ini. Jadi perbandingannya harus apple to apple," imbuhnya.
Dia menuturkan, pelaksanaan ibadah haji tahun ini akan menjadi pembelajaran bersama jika ada kekurangan. Sebab, menjadi pengalaman haji pertama setelah dua tahun Pandemi Covid-19.
"Tapi secara overall, lebih baik dari pelayanan haji sebelumnya, meski pasti ada catatan-catatan. Sekali lagi yang penting jamaah aman, nyaman, khusyuk dalam menjalankan ibadah," pungkasnya.
Namun kenyamanannya jangan dibandingkan dengan hotel karena harus sebanding, jika dibandingkan dengan pelaksanaan haji sebelumnya tentu saat ini lebih nyaman. Pada haji sebelumnya di Arafah saat wukuf jamaah hanya tersedia tenda yang beralaskan karpet.
Tahun ini sudah ditambah dengan kasur busa dan bantal. "Enak sekarang, dibanding haji tahun-tahun dulu, sekarang nyaman ada kasur. Tapi kalau perbandingannya dengan hotel, ya tentu enggak ada kelasnya ini. Jadi perbandingannya harus apple to apple," imbuhnya.
Dia menuturkan, pelaksanaan ibadah haji tahun ini akan menjadi pembelajaran bersama jika ada kekurangan. Sebab, menjadi pengalaman haji pertama setelah dua tahun Pandemi Covid-19.
"Tapi secara overall, lebih baik dari pelayanan haji sebelumnya, meski pasti ada catatan-catatan. Sekali lagi yang penting jamaah aman, nyaman, khusyuk dalam menjalankan ibadah," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :