Pengalaman Menag Jadi Jamaah Haji 2004: Kayak Ikan Pindang
Selasa, 05 Juli 2022 - 15:59 WIB
loading...
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengungkapkan bahwa pelayanan jamaah haji di Arafah pada 2004 tidak karuan. Foto/Kemenag
A
A
A
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengungkapkan bahwa pelayanan jamaah haji di Arafah pada 2004 tidak karuan. Saat ini, kata dia, sudah lebih baik.
"Saya pernah jadi jamaah reguler, ini jauh lebih baik dari zaman saya dulu naik haji. Kayak ikan pindang. Tahun 2004 haji pertama saya, enggak karu-karuan," kata Yaqut saat meninjau tenda di Arafah, Selasa (5/7/2022).
Pada tahun ini, pelaksanaan puncak haji di Arafah akan lebih baik. Karena tenda sudah dilengkapi kasur busa dan bantal. Selain itu, ada karpet serta dilengkapi AC. Hal ini tentu membuat jamaah lebih nyaman saat wukuf di Arafah.
Baca juga: 46 Jamaah Haji Dideportasi karena Travel Abal-abal, Menag Berang
"Saya berharap jamaah nyaman. Saya memaklumi persiapan pendek, cuma dua bulan. Tapi secara umum cukup baik. Sekarang lebih baik, apalagi ini cuma buat nginep semalam, enggak yang berhari-hari," tuturnya.
Dia juga sebelumnya meninjau toilet di maktab di Arafah dan mencoba keran air untuk memastikan air mengalir. Untuk AC, kata dia, akan diusahakan lebih dingin seperti penambahan kipas angin besar agar jamaah haji Indonesia lebih nyaman.
"Saya pernah jadi jamaah reguler, ini jauh lebih baik dari zaman saya dulu naik haji. Kayak ikan pindang. Tahun 2004 haji pertama saya, enggak karu-karuan," kata Yaqut saat meninjau tenda di Arafah, Selasa (5/7/2022).
Pada tahun ini, pelaksanaan puncak haji di Arafah akan lebih baik. Karena tenda sudah dilengkapi kasur busa dan bantal. Selain itu, ada karpet serta dilengkapi AC. Hal ini tentu membuat jamaah lebih nyaman saat wukuf di Arafah.
Baca juga: 46 Jamaah Haji Dideportasi karena Travel Abal-abal, Menag Berang
"Saya berharap jamaah nyaman. Saya memaklumi persiapan pendek, cuma dua bulan. Tapi secara umum cukup baik. Sekarang lebih baik, apalagi ini cuma buat nginep semalam, enggak yang berhari-hari," tuturnya.
Dia juga sebelumnya meninjau toilet di maktab di Arafah dan mencoba keran air untuk memastikan air mengalir. Untuk AC, kata dia, akan diusahakan lebih dingin seperti penambahan kipas angin besar agar jamaah haji Indonesia lebih nyaman.
Lihat Juga :