Kasus Covid-19 di Indonesia Naik 620% Dalam 28 Hari

Minggu, 03 Juli 2022 - 15:24 WIB
loading...
Kasus Covid-19 di Indonesia...
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito melaporkan data kenaikan kasus positif Covid-19 mingguan secara global. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito melaporkan data kenaikan kasus positif Covid-19 mingguan secara global. Kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia paling signifikan yaitu naik 620% dalam 28 hari.

Kemudian, diikuti Bangladesh naik 500% dalam 22 hari, Inggris naik 380% dalam 23 hari, Italia naik 241% dalam 25 hari, Jerman naik 209% dalam 22 hari, Singapura naik 116% dalam 18 hari, Malaysia naik 49% dalam 19 hari, dan Amerika Serikat naik 14% dalam 8 hari.

“Hal ini penting menjadi perhatian karena dengan meningkatnya kembali kasus pada beberapa negara tersebut, artinya kita perlu kembali waspada dan ini membuktikan bahwa Covid-19 masih ada,” kata Wiku dikutip dari keterangan resminya, Minggu (3/7/2022).

Baca juga: Wapres: Masker Wajib Kembali Dipakai di Luar Ruangan



Di Indonesia selama dua hari berturut-turut, kasus harian terus berada di atas angka 2.000 kasus. Namun, angka ini tidak lebih besar dari puncak kasus sebelumnya.

Namun, saat ini periode libur anak sekolah yang cenderung meningkatkan mobilitas masyarakat ke tempat-tempat wisata. Ditambah lagi, mendekati Idul Adha tentunya juga akan meningkatkan aktivitas masyarakat.

Dalam mewaspadai kenaikan kasus saat ini, penting melihat kembali pengalaman pada periode yang sama di tahun lalu. Dengan puncak tertinggi terjadi pada Juli 2021 dan kasus melebihi 1 juta dalam 1 bulan.

Baca: Covid-19 di Indonesia Bertambah 1.794 Kasus, Empat Daerah Ini Jadi Penyumbang Terbesar

Dari perkembangan grafik kasus perbulan, pada Mei hingga Juni 2021, kenaikannya melebihi 200 ribu kasus, yaitu dari 153 ribu menjadi 356 ribu kasus selama dua bulan. Angka ini mencapai puncak di Juli 2021 hingga penambahannya melebihi 1 juta kasus selama Juli 2021.

“Perlu diingat bahwa di tahun lalu, kasus positif ini baru mengalami penurunan setelah 3 bulan. Kenaikan kasus ini terjadi pasca Idul Fitri dan Idul Adha, dan juga diperkuat dengan periode libur anak sekolah,” jelas Wiku.

Dibandingkan tahun ini, kabar baiknya angka pada periode bulan yang sama terbilang jauh lebih kecil dibandingkan tahun lalu. Jika tahun lalu mencapai 350 ribu kasus dalam 1 bulan, per Juni di tahun ini hanya sebesar 31 ribu kasus bulanan.

Bahkan angka di Mei lalu lebih kecil lagi, yaitu hanya 8 ribu kasus bulanan. “Angka yang rendah di tahun ini jika dibandingkan tahun lalu, menunjukkan kita semakin resilien dan terus memperbaiki situasi ke arah yang lebih baik. Namun, di sisi lain, kita harus waspada karena adanya kenaikan lebih dari 23 ribu kasus dalam 1 bulan menandakan bahwa tingkat penularan di tengah masyarakat semakin meluas,” tuturnya.

Untuk itu, masyarakat diingatkan senantiasa memakai masker sebagai tameng dari Covid-19. Masyarakat diharapkan terus disiplin protokol kesehatan, berdisiplin menjaga diri, keluarga, serta lingkungan tempat tinggal untuk mencegah klaster-klaster baru penularan Covid-19.

Karena, apabila masyarakat lengah, ditambah terlena dengan keadaan yang terkendali, maka kenaikan kasus dapat terjadi. “Ingat, protokol kesehatan adalah kunci keberhasilan penurunan kasus dan pemulihan aktivitas masyarakat saat ini. Keberhasilan yang telah kita raih hingga saat ini penting untuk dipertahankan dan terus diupayakan agar dapat bertahan selama mungkin,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Jelang Libur Nataru,...
Jelang Libur Nataru, Wapres Pastikan Pemerintah Monitor Kenaikan Kasus Covid-19
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Kasus Covid-19 Naik...
Kasus Covid-19 Naik Lagi, Jokowi Perintahkan Menkes Amati Detail Perkembangan
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Masih Dibuka hingga 11 Juni, Simak Jadwal Lengkapnya
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Ruben Onsu Buka Suara...
Ruben Onsu Buka Suara soal Video Viral Thalia Onsu, Singgung Pengaruh Lingkungan Anak
Berita Terkini
4 Prajurit TNI Penyiraman...
4 Prajurit TNI Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Divonis 1,5-3 Tahun Penjara, 2 Dipecat
Banding, Ariyanto Bakri...
Banding, Ariyanto Bakri Tetap Dihukum 16 Tahun di Kasus Suap CPO dan Bayar Uang Pengganti Rp21 Miliar
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved