Dinilai Bermasalah, Program Kartu Prakerja Harus Dirombak Total

Kamis, 25 Juni 2020 - 16:37 WIB
loading...
Dinilai Bermasalah,...
Program Kartu Prakerja diminta untuk dibatalkan dan dirombak total. Pasalnya, dari temuan KPK, terlihat sangat banyak potensi pelanggaran dan kerugian negara. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Program Kartu Prakerja diminta untuk dibatalkan dan dirombak total. Pasalnya, dari temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terlihat sangat banyak potensi pelanggaran dan kerugian negara. (Baca juga: Ketua KPK: Kartu Prakerja Belum Timbulkan Kerugian Negara)

"Dengan adanya beragam masalah yang fundamental, program ini tidak bisa hanya sekadar ditunda dan diperbaiki. Program ini harus dibatalkan dan dirombak total," ujar Inisiator Prakerja.org, Largo Andrianto dalam diskusi daring bertajuk 'Akankah Temuan KPK Berujung pada Mega Skandal 5,6 Triliun Kartu Prakerja?', Kamis (25/6/2020).

Dia mengatakan, dirombak total mulai dari perencanaan program, penganggaran, jajaran pelaksana program, kementerian yang dilibatkan, hingga pihak-pihak swasta yang ikut serta dalam program itu. (Baca juga: Ini Dia 7 Rekomendasi KPK Soal Kartu Prakerja)

Di samping itu, Prakerja.org berpandangan, penyedia platform yang telah dibayar dari anggaran Prakerja wajib mengembalikan dana sepenuhnya kepada pemerintah untuk dialokasikan bagi hal yang lebih tepat dan mendesak.

Menurut dia, anggaran Rp5,6 Triliun sangat berlebihan bila hanya digunakan untuk penyediaan konten pelatihan online. "Anggaran ini bahkan cukup untuk mengakuisisi hingga 1.000 perusahaan startup konten. Anggaran ini harusnya dapat dipangkas besar-besaran," ungkapnya.

Diperkirakan hanya dengan Rp50 Miliar, pemerintah dapat membeli ratusan konten pelatihan online yang tepat sasaran, dengan hak guna secara bebas dan penuh (unlimited). Dengan demikian seluruh masyarakat Indonesia dapat mengakses konten pelatihan online secara gratis untuk dimanfaatkan kapanpun dan oleh siapapun.

Adapun Prakerja.org dibangun salah satunya untuk memberikan contoh bahwa kehadiran teknologi dan ekonomi digital seharusnya dipergunakan untuk memberikan layanan kepada masyarakat secara murah, bahkan gratis.

"Kami berharap pemerintah, dengan segala otoritas dan ketersediaan anggarannya, dapat melakukan hal yang sama bahkan jauh lebih baik daripada yang telah kami lakukan," ujarnya.

Dengan dukungan dan partisipasi yang begitu besar dari masyarakat terhadap program-program yang dilaksanakan oleh Prakerja.org, pihaknya akan melanjutkan inisiatifnya ini, dengan terus memperkaya dan meningkatkan kualitas materi dan penyelenggaraan pelatihan.

Prakerja.org juga siap bekerja sama dengan pihak-pihak yang memiliki keprihatinan yang sama, antara lain ICW, untuk terus berupaya agar seruan pihaknya tersebut dapat terwujud.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Tahan 3 Tersangka...
KPK Tahan 3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jawa Timur
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Pakai Rompi Oranye KPK
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
Alasan KPK Kembalikan...
Alasan KPK Kembalikan Mobil Noel Ebenezer
KPK Panggil Bupati Penajam...
KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara terkait Kasus Gratifikasi di Kukar
KPK Masih Periksa 8...
KPK Masih Periksa 8 Orang Terkait OTT Lombok Barat: Bupati, Kepala Dinas, hingga Sopir
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
PASTI Indonesia Minta...
PASTI Indonesia Minta KPK Soroti Pengelolaan PDRD Raja Ampat Tahun 2025
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Rekomendasi
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
MNC University Gandeng...
MNC University Gandeng IDBW 2026, Bekali Mahasiswa Hadapi Peluang Karier dan Finansial di Era Web3
Berita Terkini
Apresiasi Penunjukan...
Apresiasi Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN, Amos Simanjuntak: Pilihan Tepat
Perludem Usulkan MMP,...
Perludem Usulkan MMP, Partai Perindo Sebut Jadi Alternatif Solutif Reformasi Pemilu
Kepala BGN Sudaryono:...
Kepala BGN Sudaryono: Kami Bukan Superman, Siap Terima Masukan
Dirjen Imigrasi Sebut...
Dirjen Imigrasi Sebut Pencekalan Febrie Adriansyah Masih Berlaku
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Soal Peluang Periksa...
Soal Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus MBG, Kejagung: Minggu Ini Belum Ada Jadwal
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved