BNPT Gandeng Masyarakat Bali Cegah Terorisme Jelang KTT G20
Rabu, 29 Juni 2022 - 22:03 WIB
loading...
A
A
A
Persatuan masyarakat dalam membangun persaudaraan sebagai modal pembangunan Indonesia ke arah cita-cita Indonesia yang maju di tahun 2045 sebagaimana dikatakan Direktur The Wahid Institute, Yenny Wahid.
"2045 Indonesia menjadi ekonomi terbesar no 4 di Dunia. Proyeksinya seperti itu luar biasa. Untuk mencapai cita cita itu ada banyak syaratnya salah satunya masyarakat Indonesia harus bersatu. Tanpa persatuan tidak mungkin kita bisa membangun," ujarnya.
Direktur Analisis dan Penyelarasan BPIP Prof Agus Moh Najib juga melihat aspek persatuan dan persaudaraan merupakan modal penting agar tindakan radikalisme tidak muncul.
Senada dengan Direktur BPIP, Ketua FKUB Indonesia Ida Pangelingsir Agung Putra Sukhet mengatakan, seluruh masyarakat Indonesia untuk selalu menjiwai nilai-nilai empat konsesus kebangsaan: Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. "Akar permasalahan radikalisme adalah tidak adanya nilai persaudaraan sebangsa dan setanah air. Hal ini yang menyebabkan adanya anak bangsa yang menyakiti bahkan membunuh sesama anak bangsa," jelasnya.
"2045 Indonesia menjadi ekonomi terbesar no 4 di Dunia. Proyeksinya seperti itu luar biasa. Untuk mencapai cita cita itu ada banyak syaratnya salah satunya masyarakat Indonesia harus bersatu. Tanpa persatuan tidak mungkin kita bisa membangun," ujarnya.
Direktur Analisis dan Penyelarasan BPIP Prof Agus Moh Najib juga melihat aspek persatuan dan persaudaraan merupakan modal penting agar tindakan radikalisme tidak muncul.
Senada dengan Direktur BPIP, Ketua FKUB Indonesia Ida Pangelingsir Agung Putra Sukhet mengatakan, seluruh masyarakat Indonesia untuk selalu menjiwai nilai-nilai empat konsesus kebangsaan: Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. "Akar permasalahan radikalisme adalah tidak adanya nilai persaudaraan sebangsa dan setanah air. Hal ini yang menyebabkan adanya anak bangsa yang menyakiti bahkan membunuh sesama anak bangsa," jelasnya.
(cip)
Lihat Juga :