KLHK Siapkan Ministerial Communique untuk G20
Rabu, 22 Juni 2022 - 22:32 WIB
loading...
A
A
A
Elemen-elemen atau paragraf-paragraf yang mencerminkan komitmen akan dimuat dalam communique itu. Contohnya, kata dia, nanti G20 berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya-upaya untuk pengendalian perubahan iklim untuk atau agar bisa berkontribusi dalam menjamin kenaikan rata-rata suhu permukaan global tidak naik atau tidak lebih dari 1,5 C.
Selain itu, terdapat juga komitmen mendorong negara-negara maju untuk bisa memenuhi rencana pledge atau janjinya untuk memberikan pendanaan bagi negara-negara berkembang. “Communique ini merefleksikan hal-hal yang dibahas dalam pertemuan dan hal-hal yang ingin disampaikan oleh negara G20 di dalam EDM-CSWG ini sebagai komitmen, seruan, dan sebagai suatu rencana ke depannya,” ungkapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa dengan menjadi Presidensi G20, Indonesia memiliki kesempatan untuk menetapkan agenda besar G20. Ada tiga agenda utama, yaitu kontribusi kepada global health architecture terutama karena Indonesia menjadi Presidensi G20 di masa pandemi Covid-19, digital transformation untuk mendukung economic growth, dan energy transition.
“Dengan ditetapkannya 3 tema ini yang kemudian diturunkan dalam masing-masing working group, maka Indonesia memiliki kesempatan untuk mengedepankan dan menyuarakan agenda-agenda Indonesia untuk kemudian dilakukan atau diterima sebagai agenda negara-negara G20,” ujarnya.
Dia menambahkan, inisiatif yang dilakukan Indonesia selama ini di tingkat nasional akan diperkenalkan dan ditiru, serta bekerja sama dengan berbagai negara tidak hanya G20, melainkan juga negara-negara mitra. “Ini adalah kesempatan baik Indonesia untuk menunjukkan bahwa kita memimpin dalam beberapa agenda terkait dengan perlindungan lingkungan hidup dan kehutanan,” pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan pada KLHK Sigit Reliantoro mengungkapkan bahwa pada bagian EDM, pertemuan kedua itu telah membahas mengenai land degradation, halting biodiversity loss, integrated and sustainable water management, resource efficiency and circular economy, marine litter, ocean conservation, dan sustainable finance. Sedangkan pada bagian CSWG terdapat tiga isu.
Selain itu, terdapat juga komitmen mendorong negara-negara maju untuk bisa memenuhi rencana pledge atau janjinya untuk memberikan pendanaan bagi negara-negara berkembang. “Communique ini merefleksikan hal-hal yang dibahas dalam pertemuan dan hal-hal yang ingin disampaikan oleh negara G20 di dalam EDM-CSWG ini sebagai komitmen, seruan, dan sebagai suatu rencana ke depannya,” ungkapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa dengan menjadi Presidensi G20, Indonesia memiliki kesempatan untuk menetapkan agenda besar G20. Ada tiga agenda utama, yaitu kontribusi kepada global health architecture terutama karena Indonesia menjadi Presidensi G20 di masa pandemi Covid-19, digital transformation untuk mendukung economic growth, dan energy transition.
“Dengan ditetapkannya 3 tema ini yang kemudian diturunkan dalam masing-masing working group, maka Indonesia memiliki kesempatan untuk mengedepankan dan menyuarakan agenda-agenda Indonesia untuk kemudian dilakukan atau diterima sebagai agenda negara-negara G20,” ujarnya.
Dia menambahkan, inisiatif yang dilakukan Indonesia selama ini di tingkat nasional akan diperkenalkan dan ditiru, serta bekerja sama dengan berbagai negara tidak hanya G20, melainkan juga negara-negara mitra. “Ini adalah kesempatan baik Indonesia untuk menunjukkan bahwa kita memimpin dalam beberapa agenda terkait dengan perlindungan lingkungan hidup dan kehutanan,” pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan pada KLHK Sigit Reliantoro mengungkapkan bahwa pada bagian EDM, pertemuan kedua itu telah membahas mengenai land degradation, halting biodiversity loss, integrated and sustainable water management, resource efficiency and circular economy, marine litter, ocean conservation, dan sustainable finance. Sedangkan pada bagian CSWG terdapat tiga isu.
Lihat Juga :