KLHK Siapkan Ministerial Communique untuk G20
Rabu, 22 Juni 2022 - 22:32 WIB
loading...
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mempersiapkan ministerial communique untuk G20 mendatang. Foto/ist
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ( KLHK ) mempersiapkan ministerial communique untuk G20 mendatang. Diketahui, pertemuan kedua Environment Deputies Meeting and Climate Sustainability Working Group (2nd EDM-CSWG) negara-negara anggota G20 di Jakarta resmi berakhir pada Selasa (21/6/2022).
Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim pada KLHK Laksmi Dhewanthi menjelaskan bahwa pertemuan kedua itu menjadi perantara pertemuan pertama di Yogyakarta dan pertemuan terakhir di Bali akhir Agustus nanti yang bakal membahas ministerial communique. Sehingga, pertemuan kedua di Jakarta itu menjadi sangat penting.
Sebanyak 19 sesi workshop yang membahas tentang lingkungan hidup dan perubahan iklim telah dilaksanakan untuk dapat menghasilkan ministerial communique tersebut pada Agustus nanti. “Pertemuan tadi sudah menghasilkan satu dokumen yang disebut pre-zero draft yang merupakan dokumen awal yang akan dibahas terus menerus sampai dengan nanti bulan Agustus menghasilkan suatu dokumen yang disebut Ministerial Communique of Environment and Climate and Sustainability,” katanya.
Baca juga: Di G20 EDM-CSWG, Indonesia Tunjukkan Kepemimpinan dalam Pengendalian Perubahan Iklim
Dia melanjutkan, pre-zero draft communique bakal ditindaklajuti dengan beberapa pertemuan sampai dengan pertemuan tingkat menteri di Bali. “Pada saat ini kami belum bisa membagikan communique-nya karena masih dalam proses, kita baru punya pre zero draft. Kita akan punya serangkaian diskusi-diskusi, pertemuan negosiasi untuk communique tersebut, sampai nanti menjelang pertemuan ketiga di akhir Agustus di Bali,” imbuhnya.
Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim pada KLHK Laksmi Dhewanthi menjelaskan bahwa pertemuan kedua itu menjadi perantara pertemuan pertama di Yogyakarta dan pertemuan terakhir di Bali akhir Agustus nanti yang bakal membahas ministerial communique. Sehingga, pertemuan kedua di Jakarta itu menjadi sangat penting.
Sebanyak 19 sesi workshop yang membahas tentang lingkungan hidup dan perubahan iklim telah dilaksanakan untuk dapat menghasilkan ministerial communique tersebut pada Agustus nanti. “Pertemuan tadi sudah menghasilkan satu dokumen yang disebut pre-zero draft yang merupakan dokumen awal yang akan dibahas terus menerus sampai dengan nanti bulan Agustus menghasilkan suatu dokumen yang disebut Ministerial Communique of Environment and Climate and Sustainability,” katanya.
Baca juga: Di G20 EDM-CSWG, Indonesia Tunjukkan Kepemimpinan dalam Pengendalian Perubahan Iklim
Dia melanjutkan, pre-zero draft communique bakal ditindaklajuti dengan beberapa pertemuan sampai dengan pertemuan tingkat menteri di Bali. “Pada saat ini kami belum bisa membagikan communique-nya karena masih dalam proses, kita baru punya pre zero draft. Kita akan punya serangkaian diskusi-diskusi, pertemuan negosiasi untuk communique tersebut, sampai nanti menjelang pertemuan ketiga di akhir Agustus di Bali,” imbuhnya.
Lihat Juga :