Harus Bijak dalam Berolahraga
Kamis, 25 Juni 2020 - 08:00 WIB
loading...
A
A
A
Pemilihan waktu berolahraga yang tepat tentunya akan menentukan keberhasilan tujuan dari olahraga itu sendiri. Misalnya dilakukan saat pagi buta atau saat sore menjelang petang, di mana di dua momentum tersebut lalu lalang orang tidak terlalu banyak. Apalagi, jika olahraga dilakukan di tempat yang sepi.
Sejatinya banyak kegiatan olahraga yang bisa dilakukan di rumah seperti yoga sederhana, sit up, push up, dan banyak aktivitas menggerakkan badan lainnya. Tentunya kegiatan tersebut bisa dilakukan sambil nonton TV, bercengkerama dengan keluarga sehingga lebih mempererat komunikasi antaranggota keluarga.
Bahaya atau tidak menggunakan masker saat melakukan olahraga sempat menjadi polemik di masyarakat. Meskipun belum ada studi secara ilmiah mengenai kaitannya penggunaan masker dengan kematian saat berolahraga, namun tentu masyarakat perlu waspada.
Kekurangan oksigen tentu akan berdampak tidak baik bagi tubuh. Seperti hipoksemia yang oleh para pakar dan ahli medis diidentifikasikan sebagai kondisi di mana kadar oksigen dalam darah rendah. Padahal, oksigen sangat diperlukan untuk menjaga organ dan jaringan tubuh tetap berfungsi dengan baik.
Hipoksemia merupakan kondisi serius yang jika menimpa seseorang memerlukan penanganan medis segera. Tanpa oksigen yang cukup, meski hanya dalam waktu beberapa menit, kondisi ini bisa berlanjut menjadi hipoksia dan merusak organ-organ di dalam tubuh seperti jantung, otak, ginjal, dan organ penting lainnya bisa rusak dan tidak berfungsi dengan baik. Berolahraga tentu penting untuk menjaga kebugaran tubuh dan menjaga daya tahan tubuh. Namun, jika dilakukan secara serampangan, tentunya akan merugikan diri sendiri. (*)
Sejatinya banyak kegiatan olahraga yang bisa dilakukan di rumah seperti yoga sederhana, sit up, push up, dan banyak aktivitas menggerakkan badan lainnya. Tentunya kegiatan tersebut bisa dilakukan sambil nonton TV, bercengkerama dengan keluarga sehingga lebih mempererat komunikasi antaranggota keluarga.
Bahaya atau tidak menggunakan masker saat melakukan olahraga sempat menjadi polemik di masyarakat. Meskipun belum ada studi secara ilmiah mengenai kaitannya penggunaan masker dengan kematian saat berolahraga, namun tentu masyarakat perlu waspada.
Kekurangan oksigen tentu akan berdampak tidak baik bagi tubuh. Seperti hipoksemia yang oleh para pakar dan ahli medis diidentifikasikan sebagai kondisi di mana kadar oksigen dalam darah rendah. Padahal, oksigen sangat diperlukan untuk menjaga organ dan jaringan tubuh tetap berfungsi dengan baik.
Hipoksemia merupakan kondisi serius yang jika menimpa seseorang memerlukan penanganan medis segera. Tanpa oksigen yang cukup, meski hanya dalam waktu beberapa menit, kondisi ini bisa berlanjut menjadi hipoksia dan merusak organ-organ di dalam tubuh seperti jantung, otak, ginjal, dan organ penting lainnya bisa rusak dan tidak berfungsi dengan baik. Berolahraga tentu penting untuk menjaga kebugaran tubuh dan menjaga daya tahan tubuh. Namun, jika dilakukan secara serampangan, tentunya akan merugikan diri sendiri. (*)
(ras)