Ketegasan Kapolri Larang Khilafatul Muslimin Berkembang Diapresiasi
Sabtu, 18 Juni 2022 - 23:07 WIB
loading...
Sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang melarang Khilafatul Muslimin berkembang mendapat apresiasi. Foto/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - Sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang melarang Khilafatul Muslimin berkembang mendapat apresiasi. Pasalnya, Khilafatul Muslimin bertentangan dengan ideologi bangsa Indonesia.
“Kami mengapresiasi langkah tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit beserta jajaran dalam upaya pencegahan gerakan separatis dan doktrin terlarang Khilafatul Muslimin agar tak berkembang, yang jelas bertentangan dengan ideologi bangsa Indonesia dan dapat merusak dasar serta filosofi berbangsa dan bernegara,” kata Ketua Umum/Lajnah Tanfidziyah Pengurus Pusat (PP) Ahlu Harakatissalam Li Nahdlotil Ummah (Ahsanu) Rizqi Fathul Hakim, Sabtu (18/6/2022).
Ketua Bidang Kajian Strategis dan Kebijakan Publik PP Ahsanu Imam Maksum Amrullah menambahkan, Pancasila itu sudah sangat islami. “Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa Mitsaqan Galidza (Janji Agung) sebagai common platform berbangsa dan bernegara yang dituangkan dalam Pancasila. Sudah seharusnya kita saling melindungi atas propaganda khilafah yang tidak sesuai dengan jiwa raga bangsa Indonesia,” ujar Imam yang juga sebagai Kepala Pondok Pesantren Al-Um Pagentongan Bogor ini.
Baca juga: Ketua Perindo Bidang Keagamaan: Khilafatul Muslimin Sasar Kalangan Muda
“Kami mengapresiasi langkah tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit beserta jajaran dalam upaya pencegahan gerakan separatis dan doktrin terlarang Khilafatul Muslimin agar tak berkembang, yang jelas bertentangan dengan ideologi bangsa Indonesia dan dapat merusak dasar serta filosofi berbangsa dan bernegara,” kata Ketua Umum/Lajnah Tanfidziyah Pengurus Pusat (PP) Ahlu Harakatissalam Li Nahdlotil Ummah (Ahsanu) Rizqi Fathul Hakim, Sabtu (18/6/2022).
Ketua Bidang Kajian Strategis dan Kebijakan Publik PP Ahsanu Imam Maksum Amrullah menambahkan, Pancasila itu sudah sangat islami. “Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa Mitsaqan Galidza (Janji Agung) sebagai common platform berbangsa dan bernegara yang dituangkan dalam Pancasila. Sudah seharusnya kita saling melindungi atas propaganda khilafah yang tidak sesuai dengan jiwa raga bangsa Indonesia,” ujar Imam yang juga sebagai Kepala Pondok Pesantren Al-Um Pagentongan Bogor ini.
Baca juga: Ketua Perindo Bidang Keagamaan: Khilafatul Muslimin Sasar Kalangan Muda
Lihat Juga :