Ungkap Efektivitas SIN, Disertasi Hadi Poernomo Raih Penghargaan MURI
Kamis, 16 Juni 2022 - 22:42 WIB
loading...
A
A
A
"SIN adalah sistem informasi yang terintegrasi berisi data-data baik finansial maupun nonfinansial. Dengan menerapkan SIN, semua pihak diwajibkan untuk membuka dan menyambungkan sistemnya ke pajak, termasuk yang rahasia," kata Hadi Poernomo usai mengikuti wisuda S3 di UPH, Karawaci, Tangerang, Banten, Rabu (15/6/2022).
Hadi Poernomo yang merupakan lulusan terbaik doktor hukum dengan predikat summa cum laude ini menjelaskan, dengan begitu, semua pihak terpaksa jujur sehingga tak ada lagi yang menggelapkan pajaknya.
"Hasilnya, tax ratio akan naik. Penerimaan pajak yang tinggi ini bisa digunakan untuk membayar semua utang negara. Jadi SIN ini bisa menyelesaikan SUN, semua utang negara," ungkap Hadi.
Uji publik ini menguji dari sisi feasebility dan kemanfaatan di masyarakat atas novelty (kebaruan) pemikiran ilmu pengetahuan dalam sebuah disertasi. Hal tersebut sejalan dengan yang tertulis dalam penelitian bahwa sebuah penelitian memiliki manfaat teoritis dan manfaat praktis.
Mantan Ketua BPK ini lalu menyoroti tax ratio yang cenderung menurun sejak 6 tahun lalu. Dua tahun terakhir angkanya malah di bawah 10 persen. Tahu depan, pemerintah manargetkan tax ratio di angka 9,3-10 persen. Alasannya ekonomi masih belum pulih karena dihantam pandemi.
"Sebenarnya pandemi tak bisa dijadikan alasan untuk meningkatkan tax ratio," kata Hadi.
Hadi Poernomo yang merupakan lulusan terbaik doktor hukum dengan predikat summa cum laude ini menjelaskan, dengan begitu, semua pihak terpaksa jujur sehingga tak ada lagi yang menggelapkan pajaknya.
"Hasilnya, tax ratio akan naik. Penerimaan pajak yang tinggi ini bisa digunakan untuk membayar semua utang negara. Jadi SIN ini bisa menyelesaikan SUN, semua utang negara," ungkap Hadi.
Uji publik ini menguji dari sisi feasebility dan kemanfaatan di masyarakat atas novelty (kebaruan) pemikiran ilmu pengetahuan dalam sebuah disertasi. Hal tersebut sejalan dengan yang tertulis dalam penelitian bahwa sebuah penelitian memiliki manfaat teoritis dan manfaat praktis.
Mantan Ketua BPK ini lalu menyoroti tax ratio yang cenderung menurun sejak 6 tahun lalu. Dua tahun terakhir angkanya malah di bawah 10 persen. Tahu depan, pemerintah manargetkan tax ratio di angka 9,3-10 persen. Alasannya ekonomi masih belum pulih karena dihantam pandemi.
"Sebenarnya pandemi tak bisa dijadikan alasan untuk meningkatkan tax ratio," kata Hadi.
Lihat Juga :