Profil Marsekal Purn Hadi Tjahjanto, Mantan Panglima TNI yang Ditunjuk Jadi Menteri ATR
Rabu, 15 Juni 2022 - 13:56 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian memimpin pendidikan penerbang sebagai Komandan Flight Skadron Pendidikan 101 Pangkalan Udara Adi Soemarmo tahun 1997. Kemudian, tahun 1998, Hadi menjadi Kepala Seksi Bingadiksis Dispers Lanud Adi Soemarmo.
Pada tahun yang sama, ia menjabat sebagai Komandan Batalyon III Menchandra Akademi TNI. Setahun kemudian, tahun 1999, menjadi Instruktur Penerbangan Lanud Adi Sucipto. Memasuki tahun 2000 dipercaya menjadi Kepala Seksi Keamanan dan Pertahanan Pangkalan Dinas Operasi Lanud Adi Sucipto.
10 tahun berselang, karier Hadi kian moncer setelah mendapat promosi sebagai Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Adi Sumarmo, Jawa Tengah.
Pada tahun 2011, Hadi mulai ditugaskan di luar TNI AU. Kala itu dia ditunjuk sebagai Perwira Bantuan I/Rencana Operasi TNI dan Sekretaris Militer Kementerian Sekretaris Negara.
Ketika berpangkat Kolonel, dirinya dipercaya menjadi Direktur Operasi dan Latihan Badan SAR Nasional. Dua bulan menjabat, nama Hadi ditunjuk sebagai Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) yang menjadikannya juga pecah bintang menjadi Marsekal Pertama (Marsma).
Selepas menjabat Kadispenau, Hadi kembali mendapat promosi sebagai Komandan Lanud Abdul Rachman Saleh. Pada Juli 2015, Hadi ditugasi menjadi Sekretariat Militer Presiden Republik Indonesia oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Pada tahun yang sama, ia menjabat sebagai Komandan Batalyon III Menchandra Akademi TNI. Setahun kemudian, tahun 1999, menjadi Instruktur Penerbangan Lanud Adi Sucipto. Memasuki tahun 2000 dipercaya menjadi Kepala Seksi Keamanan dan Pertahanan Pangkalan Dinas Operasi Lanud Adi Sucipto.
10 tahun berselang, karier Hadi kian moncer setelah mendapat promosi sebagai Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Adi Sumarmo, Jawa Tengah.
Pada tahun 2011, Hadi mulai ditugaskan di luar TNI AU. Kala itu dia ditunjuk sebagai Perwira Bantuan I/Rencana Operasi TNI dan Sekretaris Militer Kementerian Sekretaris Negara.
Ketika berpangkat Kolonel, dirinya dipercaya menjadi Direktur Operasi dan Latihan Badan SAR Nasional. Dua bulan menjabat, nama Hadi ditunjuk sebagai Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) yang menjadikannya juga pecah bintang menjadi Marsekal Pertama (Marsma).
Selepas menjabat Kadispenau, Hadi kembali mendapat promosi sebagai Komandan Lanud Abdul Rachman Saleh. Pada Juli 2015, Hadi ditugasi menjadi Sekretariat Militer Presiden Republik Indonesia oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Lihat Juga :