Koalisi PKB-PKS Rapuh, Pengamat: Di Bawah seperti Minyak dengan Air

Selasa, 14 Juni 2022 - 09:59 WIB
loading...
A A A
Dengan kata lain, lanjut Ipang, koalisi dibentuk dengan tujuan terpenting bisa memenangkan pemilu, memenangkan pilpres dan mendapat jatah menteri. Inilah yang membuat koalisi rapuh karena tidak ada ikatan di luar kepentingan transaksional.

Dia mencontohkan ketika PKB dan PKS bersama-sama mengusung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Pilpres 2004 dan 2009. Ujungnya pun rapuh. “Koalisi yang rapuh sih memang, grassroot belum tentu juga mengikuti yang diarahkan, diperintahkan elite-elite partai. Itu belum tentu. Mungkin saja ada masalah nanti,” ujar Ipang.

Dosen UIN Jakarta ini mengakui, parpol manapun bisa bertemu dan membentuk koalisi dalam perbedaan ideologi. Tetapi meskpun faktor ideologis disebut tidak relevan lagi, faktanya hubungan PKS dengan Demokrat belum cair sampai sekarang. Ada sekat ideologis yang masih mengganjal.

Sementara, kata dia, jika koalisi dibangun atas dasar transaksional, pragmatis dan populisme, maka koalisi itu mencari bagaimana caranya agar menang dan bagaimana berkuasa. Soal perbedaan basis massa dan ceruk pemilih akan dikesampingkan dan dipaksa cair. Apalagi, PKS ini nampak haus keinginan untuk menang dan berkuasa, sama halnya dengan PAN dan Partai Demokrat.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
Boni Hargens Apresiasi...
Boni Hargens Apresiasi Gagasan Resiprokalitas Kapolri
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Pembentukan DSI Dinilai...
Pembentukan DSI Dinilai Langkah Revolusioner Prabowo
PKS Tekankan Peran Perempuan...
PKS Tekankan Peran Perempuan dalam Penguatan Ekonomi Keluarga dan Nasional
PKS Perkuat Fundamental...
PKS Perkuat Fundamental Bangsa di Tengah Dinamika Global dan Nasional
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
Penyebab Kecelakaan...
Penyebab Kecelakaan Mobil yang Ditumpangi Anggota DPR dari PKB Gus Hilman, Sopir Diduga Mengantuk
Anggota DPR dari PKB...
Anggota DPR dari PKB Muhammad Hilman Mufidi Lewati Masa Kritis setelah Kecelakaan di Tol
Rekomendasi
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Berita Terkini
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Infografis
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Pengangguran Terbanyak di ASEAN, Indonesia Urutan Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved