Silaturahmi Kebangsaan, Moeldoko Digelari Bapak Perawat dan Pengawal Pluralisme
Senin, 13 Juni 2022 - 23:03 WIB
loading...
A
A
A
"Bangsa yang maju adalah bangsa yang mampu bertahan menghadapi berbagai tantangan apakah itu ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya bahkan pertahanan keamanan," lanjutnya.
Menurutnya, anak-anak muda di beri ruang untuk berkreativitas, di beri ruang untuk berinovasi, di beri ruang untuk menjalankan hak dan tanggung jawabnya sebagai warga negara.
"Untuk itu acara seperti ini perlu dikembangkan dari waktu ke waktu agar bangsa ini selalu ingat bahwa di dalam merawat, menjaga dan memelihara kebangsaan kita perlu diperjuangkan," ungkap Moeldoko.
Ia pun mengajak kepada sekitar 1.000 peserta yang hadir untuk membangun sebuah soliditas nasional. Berkaitan dengan itu, ia mengatakan bahwa Bung Karno menitipkan satu kata yang indah yaitu gotong royong.
"Apapun situasi dan tantangannya bangsa ini, dengan gotong royong bisa kita selesaikan dengan sebaik-baiknya. Sebab pesan moral itu perlu dan harus kita rawat bersama," pungkasnya.
Menurutnya, anak-anak muda di beri ruang untuk berkreativitas, di beri ruang untuk berinovasi, di beri ruang untuk menjalankan hak dan tanggung jawabnya sebagai warga negara.
"Untuk itu acara seperti ini perlu dikembangkan dari waktu ke waktu agar bangsa ini selalu ingat bahwa di dalam merawat, menjaga dan memelihara kebangsaan kita perlu diperjuangkan," ungkap Moeldoko.
Ia pun mengajak kepada sekitar 1.000 peserta yang hadir untuk membangun sebuah soliditas nasional. Berkaitan dengan itu, ia mengatakan bahwa Bung Karno menitipkan satu kata yang indah yaitu gotong royong.
"Apapun situasi dan tantangannya bangsa ini, dengan gotong royong bisa kita selesaikan dengan sebaik-baiknya. Sebab pesan moral itu perlu dan harus kita rawat bersama," pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :