Komisi III DPR Dukung Polri-PPATK Lacak Aliran Dana Khilafatul Muslimin

Senin, 13 Juni 2022 - 19:33 WIB
loading...
Komisi III DPR Dukung Polri-PPATK Lacak Aliran Dana Khilafatul Muslimin
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendukung Polri menggandeng PPATK lacak aliran dana Khilafatul Muslimin. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisi III DPR mendukung upaya Polri menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melacak dugaan aliran dana Khilafatul Muslimin di luar negeri. Termasuk juga Densus 88 Antiteror Polri untuk mendapatkan data terlengkap.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengapresiasi kerja sama yang sinergis antara Polri dan PPATK. Menurutnya, kerja sama ini sangat diperlukan, mengingat semakin canggihnya tindak pidana terorisme di Tanah Air.

Baca juga: 30 Sekolah Terafiliasi dengan Khilafatul Muslimin

“Saya sangat mengapresiasi langkah proaktif dari kepolisian untuk terus bersinergi dengan lembaga negara lainnya demi mengusut aksi terorisme ini sampai ke akarnya. Kita tahu, perkembangan zaman memungkinkan terjadinya transaksi ilegal antar negara yang sangat membahayakan. Karenanya sinergi seperti ini sangat diperlukan. Jadi teroris canggih, namun polisi dan PPATK lebih canggih,” kata Sahroni, Senin (13/6/2022).

Baca juga: Polisi Sebut Khilafatul Muslimin Gunakan Nomor Induk Warga Gantikan e-KTP

Politikus Partai Nasdem ini berharap, agar sinergitas yang sangat baik antara dua institusi negara ini bisa terus berlanjut dalam upaya pengungkapan dan juga pencegahan atas dugaan aksi terorisme lainnya. “Saya harap dengan data yang lengkap yang dimiliki Densus 88 maupun PPATK Polri bukan hanya untuk melakukan pelacakan saja, namun bisa melakukan pencegahan,” ujarnya.

Sahroni menambahkan, kerja sama ini juga bisa mengungkap aliran dana yang dicurigai untuk organisasi-organisasi tertentu. “Jadi bisa mengetahui lebih awal bilamana ada aliran dana yang mencurigakan yang masuk dan diperuntukan untuk organisasi-organisasi tertentu,” ucapnya.
(cip)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3880 seconds (11.252#12.26)