Masinton Pasaribu Ajak Elemen Masyarakat Turun ke Jalan Tolak Tiga Periode
Minggu, 12 Juni 2022 - 18:06 WIB
loading...
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Masinton Pasaribu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menolak wacana tiga periode Presiden. Foto/SINDOphoto
A
A
A
SINGAPURA - Politikus PDIP, Masinton Pasaribu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menolak wacana tiga periode Presiden. Menurutnya, peraturan presiden dua periode merupakan buah dari perjuangan reformasi dan demokrasi yang puncaknya terjadi pada 1997-1998.
Masinton menyebutkan perjuangan tersebut merupakan koreksi dari kepemimpinan presiden sebelumnya. Dua periode tersebut sebagai upaya untuk menghindari kekuasaan yang semena-mena. Baca juga: Masinton Pasaribu: Anggota Kabinet 34, Kok Menterinya Cuma Satu
"Itulah konsensus dasar dalam demokrasi, kalau kemudian datang tiga periode itu ide yang mengangkangi demokrasi," ujar Masinton saat menghadiri diskusi Bangkit dari Kubur Jokowi Tiga Periode yang diselenggarakan Total Politik, Minggu (12/6/2022).
Untuk itu, jika wacana tersebut terus berjalan dan terealisasi maka Masinton mengajak elemen masyarakat untuk menolak secara tegas.
"Maka kita harus lawan, ide tiga periode ini harus kita lawan kawan-kawan mahasiswa, anak-anak muda, keluar ke jalan, tinggalkan buku tinggalkan tas turun ke jalan," papaernya.
Masinton menyebutkan perjuangan tersebut merupakan koreksi dari kepemimpinan presiden sebelumnya. Dua periode tersebut sebagai upaya untuk menghindari kekuasaan yang semena-mena. Baca juga: Masinton Pasaribu: Anggota Kabinet 34, Kok Menterinya Cuma Satu
"Itulah konsensus dasar dalam demokrasi, kalau kemudian datang tiga periode itu ide yang mengangkangi demokrasi," ujar Masinton saat menghadiri diskusi Bangkit dari Kubur Jokowi Tiga Periode yang diselenggarakan Total Politik, Minggu (12/6/2022).
Untuk itu, jika wacana tersebut terus berjalan dan terealisasi maka Masinton mengajak elemen masyarakat untuk menolak secara tegas.
"Maka kita harus lawan, ide tiga periode ini harus kita lawan kawan-kawan mahasiswa, anak-anak muda, keluar ke jalan, tinggalkan buku tinggalkan tas turun ke jalan," papaernya.
Lihat Juga :