BNPT dan CUTA Belgia Teken MoU Penanggulangan Terorisme
Minggu, 12 Juni 2022 - 09:58 WIB
loading...
Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar didampingi Dubes RI untuk Belgia Andri Hadi (paling kanan) seusai MoU dengan CUTA Belgia di Brussels, Kamis (9/5/2022). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ( BNPT ) menandatangani Nota Kesepahaman Kerja sama (MoU) dengan Coordination Unit for Threat Analysis (CUTA) Belgia. Penandatanganan ini dilakukan di Kantor Kementerian Dalam Negeri Belgia di Brussels, Belgia.
Baca juga: JK Minta BNPT Panggil Pesantren Terafiliasi Terorisme
Menurut Kepala BNPT, Komjen Pol Boy Rafli Amar, koordinasi dan kolaborasi antar negara terutama Indonesia-Belgia wajib diperlukan. Hal ini untuk menjawab ancaman terorisme yang dinamis.
Baca juga: Kepala BNPT Boy Rafli: Rutan Teroris Overload
"Dan hadir dengan berbagai macam bentuk kompleksitas yang dihadapkan pada kesulitan dan tantangan seperti isu Pejuang Teroris Asing, termasuk sarana untuk penuntutan, rehabilitasi, dan reintegrasi (PRR)," kata Boy Rafli dalam keterangannya, Minggu (12/6/2022).
"Tantangan global dan regional saat ini, dan lanskap terorisme yang terus berubah menuntut negara-negara untuk berkoordinasi dan berkolaborasi dengan lebih baik, sebagai sarana untuk tanggapan yang efektif. Untuk itu, saya yakin MoU ini menjadi salah satu sarana untuk menjawab tantangan tersebut," tambahnya.
Baca juga: JK Minta BNPT Panggil Pesantren Terafiliasi Terorisme
Menurut Kepala BNPT, Komjen Pol Boy Rafli Amar, koordinasi dan kolaborasi antar negara terutama Indonesia-Belgia wajib diperlukan. Hal ini untuk menjawab ancaman terorisme yang dinamis.
Baca juga: Kepala BNPT Boy Rafli: Rutan Teroris Overload
"Dan hadir dengan berbagai macam bentuk kompleksitas yang dihadapkan pada kesulitan dan tantangan seperti isu Pejuang Teroris Asing, termasuk sarana untuk penuntutan, rehabilitasi, dan reintegrasi (PRR)," kata Boy Rafli dalam keterangannya, Minggu (12/6/2022).
"Tantangan global dan regional saat ini, dan lanskap terorisme yang terus berubah menuntut negara-negara untuk berkoordinasi dan berkolaborasi dengan lebih baik, sebagai sarana untuk tanggapan yang efektif. Untuk itu, saya yakin MoU ini menjadi salah satu sarana untuk menjawab tantangan tersebut," tambahnya.
Lihat Juga :