Pemerintah Diminta Jelaskan Rincian Pembiayaan Rapid Test Corona

Rabu, 24 Juni 2020 - 07:51 WIB
loading...
Pemerintah Diminta Jelaskan...
Anggota Komisi IX DPR, Muchammad Nabil Haroen berharap pemerintah mau memberi penjelasan secara detail kepada publik terkait dengan pembiayaan rapid test corona. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR, Muchammad Nabil Haroen berharap pemerintah mau memberi penjelasan secara detail kepada publik terkait pembiayaan rapid test corona . Hal ini penting karena masyarakat mengeluhkan mahalnya biaya rapid test.

"Ini sangat penting agar tidak ada kesalahpahaman terkait dengan biaya yang harus dibayarkan," kata Nabil saat dihubungi SINDOnews, Rabu (24/6/2020).

Menurut Gus Nabil, sapaan akrabnya, penjelasan dari pemerintah ini penting untuk mencegah adanya kelompok yang ingin mengambil keuntungan di tengah pandemi. "Semuanya harus transparan, jika kita ingin bersama-sama bangkit menuju tahapan new normal," ujar Gus Nabil.(Baca juga: Rapid Test Harus Bayar, KH Cholil Nafis: Kemana Uang Triliunan Rupiah Itu? )

Di samping itu, politikus PDI Perjuangan ini mengatakan, dengan anggaran besar yang disediakan pemerintah untuk penanggulangan COVID-19 serta tahapan menuju new normal harus dipertanggungjawabkan penggunaannya. Jangan sampai, kata Nabil, hanya karena pandemi, terus tidak ada laporan atau pertanggungjawaban keuangan.

Untuk itu, ia mengingatkan prosedurnya harus jelas, serta bisa diaudit oleh lembaga negara. "Presiden Jokowi juga telah mendorong KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) untuk mengawasi dana penanggulangan COVID-19, jika ada yang mencuri atau menguntilnya. Pemerintah, sejauh ini telah menggelontorkan dana Rp677,2 triliun," kata pria yang juga Ketua Umum PP Pagar Nusa NU ini menandaskan.(Baca juga: Fahri Hamzah Sebut Tiket Jakarta-Lombok Lebih Murah Ketimbang Rapid Test )
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Nanik S Deyang Tidak...
Nanik S Deyang Tidak Hadiri Rapat Laporan Keuangan BGN di Komisi IX DPR
Peradi Profesional Dorong...
Peradi Profesional Dorong RUU HPI Lebih Adaptif Hadapi Hubungan Hukum Lintas Negara
Tepis Hoaks Menolak,...
Tepis Hoaks Menolak, DPR Kebut RUU Aset
HUKUM MATI! DPR RI Geram,...
HUKUM MATI! DPR RI Geram, Sebut Korupsi Eks Jampidsus Sangat Memalukan
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Rekomendasi
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved