Jenderal Dudung Minta Komandan Satuan Tak Makan Hak Anak Buah
Jum'at, 10 Juni 2022 - 19:30 WIB
loading...
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman meminta para Komandan Satuan (Dansat) tidak memakan hak para prajurit. Foto/SINDOnews/yulianto
A
A
A
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman meminta para Komandan Satuan (Dansat) tidak memakan hak para prajurit. Dudung menyebut, tipe pemimpin tersebut seperti layaknya kapal keruk.
Mulanya, Jenderal Dudung bercerita saat dirinya menjabat sebagai Gubernur Akademi Militer (Akmil). Saat itu, dirinya selalu memperhatikan kesejahteraan taruna dengan memberikan makanan layak dan bergizi ketimbang gubernur sebelumnya.
"Makanya waktu saya Gubernur Akmil banyak yang kaget taruna itu, lho rupanya setiap bulan ternyata bisa makan beef steak. Kalau Selasa-Kamis ada ice cream, ada puding, yang selama ini tidak ada. Kuncinya satu saya bilang, jadi gubernur jangan ambil haknya mereka," tutur Dudung di Mabesad, Jakarta Pusat, Jumat (10/6/2022).
Baca juga: Jenderal Dudung: Saya Tidak Ingin Ada Prajurit yang Kesulitan dan Menderita
Atas dasar itu, setelah menjadi KSAD dirinya mengingatkan para atasan agar jangan sampai mengambil hak anak buah. Mantan Pangkostrad ini mengatakan, pola pikir untuk memperkaya diri sendiri harus dibuang jauh-jauh.
Mulanya, Jenderal Dudung bercerita saat dirinya menjabat sebagai Gubernur Akademi Militer (Akmil). Saat itu, dirinya selalu memperhatikan kesejahteraan taruna dengan memberikan makanan layak dan bergizi ketimbang gubernur sebelumnya.
"Makanya waktu saya Gubernur Akmil banyak yang kaget taruna itu, lho rupanya setiap bulan ternyata bisa makan beef steak. Kalau Selasa-Kamis ada ice cream, ada puding, yang selama ini tidak ada. Kuncinya satu saya bilang, jadi gubernur jangan ambil haknya mereka," tutur Dudung di Mabesad, Jakarta Pusat, Jumat (10/6/2022).
Baca juga: Jenderal Dudung: Saya Tidak Ingin Ada Prajurit yang Kesulitan dan Menderita
Atas dasar itu, setelah menjadi KSAD dirinya mengingatkan para atasan agar jangan sampai mengambil hak anak buah. Mantan Pangkostrad ini mengatakan, pola pikir untuk memperkaya diri sendiri harus dibuang jauh-jauh.
Lihat Juga :