Menag: Tenda Kini Masuk Komponen Biaya Layanan di Masyair
Senin, 30 Mei 2022 - 19:07 WIB
loading...
Menag Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, tenda kini masuk dalam komponen biaya layanan Masyair. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan tenda kini masuk ke dalam komponen biaya layanan di Masyair, baik Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Diketahui biaya pelayanan masyair (angkutan bus) pada penyelenggaraan ibadah haji 1443 H menggunakan sistem paket layanan sebagaimana merujuk kebijakan terkini dari pemerintahan kerajaan Arab Saudi yakni dengan tarif layanan sebesar 5.656,87 SAR per jamaah.
"Hal-hal yang tidak masuk ke komponen pembayaran di masyair ini dimasukan misalnya di Arafah, tenda suruh bayar dulu tidak ada komponen itu, sekarang 1.803 real untuk tenda. Akomodasi di sana dulu tidak ada, sekarang 97,75 real dan ada pembimbing yang harus kita bayar 28,75 real,"kata Menag.
Baca juga: Minta Tambahan Rp1,5 Triliun, Menag: Kenaikan Biaya Masyair di Luar Prediksi
Dengan demikian, pihaknya mengajukan permohonan penambahan anggaran operasional haji 2022 sebesar Rp1,5 triliun kepada DPR dalam rapat kerja yang berlangsung pada hari ini Senin (30/5/2022)
"Dengan adanya anggaran kebutuhan di atas kami telah menyampaikan surat kepada Komisi VIII DPR RI B-165/MA/KU.00/05/2022 tanggal 27 Mei 2022 perihal usulan tambahan anggaran operasional haji reguler dan khusus 1443 Hijriah atau 2022 Masehi,"ujar dia.
Baca juga: Fraksi DPR Kaget Menag Yaqut Mendadak Minta Tambahan Anggaran Haji Rp1,5 Triliun
Diketahui biaya pelayanan masyair (angkutan bus) pada penyelenggaraan ibadah haji 1443 H menggunakan sistem paket layanan sebagaimana merujuk kebijakan terkini dari pemerintahan kerajaan Arab Saudi yakni dengan tarif layanan sebesar 5.656,87 SAR per jamaah.
"Hal-hal yang tidak masuk ke komponen pembayaran di masyair ini dimasukan misalnya di Arafah, tenda suruh bayar dulu tidak ada komponen itu, sekarang 1.803 real untuk tenda. Akomodasi di sana dulu tidak ada, sekarang 97,75 real dan ada pembimbing yang harus kita bayar 28,75 real,"kata Menag.
Baca juga: Minta Tambahan Rp1,5 Triliun, Menag: Kenaikan Biaya Masyair di Luar Prediksi
Dengan demikian, pihaknya mengajukan permohonan penambahan anggaran operasional haji 2022 sebesar Rp1,5 triliun kepada DPR dalam rapat kerja yang berlangsung pada hari ini Senin (30/5/2022)
"Dengan adanya anggaran kebutuhan di atas kami telah menyampaikan surat kepada Komisi VIII DPR RI B-165/MA/KU.00/05/2022 tanggal 27 Mei 2022 perihal usulan tambahan anggaran operasional haji reguler dan khusus 1443 Hijriah atau 2022 Masehi,"ujar dia.
Baca juga: Fraksi DPR Kaget Menag Yaqut Mendadak Minta Tambahan Anggaran Haji Rp1,5 Triliun
Lihat Juga :