Mengenal 4 Faktor Penghambat dan Pendorong Integrasi Nasional

Senin, 30 Mei 2022 - 16:16 WIB
loading...
A A A
Perbedaan yang ada di masyarakat sebenarnya bukanlah masalah besar, selagi setiap warganya memiliki kemauan untuk bersatu. Hanya saja, satu pertanyaan yang muncul adalah maukah masyarakat untuk benar-benar bersatu demi bangsa?.

Dalam sila ketiga Pancasila, sebenarnya sudah dijelaskan ‘Persatuan Indonesia’. Tinggal bagaimana masyarakat sendiri terketuk hatinya untuk turut andil dalam mewujudkan keinginan menyatukan bangsa Indonesia ini.

2. Adanya Perasaan Senasib dan Seperjuangan

Jika berbicara tentang pendorong integrasi nasional, mungkin faktor inilah yang paling bisa direalisasikan. Sejarah kelam yang menimpa bangsa tentunya menjadi kenangan pahit bersama. Hingga pada akhirnya, 17 Agustus 1945, perjuangan yang dilakukan semua elemen masyarakat membuahkan hasil dalam bentuk kemerdekaan.

Masyarakat harus bisa mempertahankan rasa senasib dan seperjuangan ini. Jika dahulu digunakan untuk berjuang mengusir penjajah dan merebut kemerdekaan. Maka saat ini, bisa digunakan untuk memperkuat stabilitas nasional, dengan harapan bisa mendorong atau mendukung terwujudnya integrasi nasional.

3. Muncul Ancaman dari Luar

Walaupun sudah merdeka, tetap tidak menutup kemungkinan bahwa akan munculnya sebuah ancaman suatu hari kelak. Maka dari itu, hendaknya semua masyarakat Indonesia turut serta dalam mengantisipasi ancaman-ancaman yang masuk.

4. Ideologi Nasional

Ideologi negara Indonesia adalah Pancasila. Meskipun terdiri dari beragam entitas atau kelompok yang berbeda, namun Pancasila tetap berfungsi sebagai pandangan hidup bangsa.

Implementasi nilai-nilai yang dimiliki Pancasila dalam kegiatan sehari-hari bisa turut membantu dan mendorong integrasi nasional. Sehingga proses terwujudnya persatuan ini bisa segera terealisasi.

Demikian penjelasan mengenai faktor penghambat dan pendorong integrasi nasional. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan anda.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demam Piala Dunia 2026:...
Demam Piala Dunia 2026: Ketika Indonesia Tetap Menjadi Juara di Tribun Dunia
Indonesia Segera Buka...
Indonesia Segera Buka KBRI di Belarus, Lukashenko Apresiasi Prabowo
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Prabowo Luncurkan BBM...
Prabowo Luncurkan BBM Baru B50 Pertama di Indonesia
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
Rekomendasi
Microdrama Lagi Viral,...
Microdrama Lagi Viral, Judul You Light Up My World Wajib Ditonton di V+Short
Bidik Pasar Triliunan...
Bidik Pasar Triliunan Dolar, OKX Luncurkan Marketplace Berbasis Agen AI
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Berita Terkini
Dilaporkan Roy Suryo...
Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi, Lechumanan: Saya Kepengin Cepat Diperiksa
Prabowo Kembali Ingatkan...
Prabowo Kembali Ingatkan untuk Hentikan Korupsi, Penyelundupan, Narkoba, hingga Judi
Maruf Cahyono Gunakan...
Maruf Cahyono Gunakan Uang Gratifikasi untuk Renovasi Rumah dan Biayai Resepsi Pernikahan Anak
Yusril Minta Perpres...
Yusril Minta Perpres Pertahanan Negara Dipahami Utuh: Tidak Secara Khusus Berbicara mengenai LBGTQ
Menhut Siapkan Generasi...
Menhut Siapkan Generasi Baru Pemimpin Kehutanan melalui Penguatan SDM
Mantan Sekjen MPR Maruf...
Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Minta Fee Proyek Pakai Istilah Uang Assalammualaikum
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved