Membuka Tabir Ilusi Identitas Arab

Minggu, 29 Mei 2022 - 09:30 WIB
loading...
A A A
Sebagai seorang Alawi Hadhrami yang secara komprehensif memahami dunia “keturunan Arab”, Musa dengan jeli mengungkapkan pengerasan identitas Arab yang digunakan dalam kepentingan pragmatis, tidak bisa dilepaskan dari pengaruh rembesan paham Salafi-Wahabi. Paham yang lahir di Arab Saudi ini, menurut Musa, kental dengan budaya Badui yang memiliki ciri-ciri ketidaksukaan terhadap kelompok lain, kegemaran pada kekerasan, serta menolak toleransi karena dianggap sebagai penanda kelemahan dan ambiguitas (hal. 37).

Buku ini menyuguhkan suatu autokritik yang membuka mata, meluaskan cakrawala, dan menghentak publik untuk tidak terjerumus pada penilaian-penilaian semu yang sesungguhnya itu ilusi. Musa dalam buku ini hendak menegaskan bahwa identitas seseorang tidak dilihat dari penampilan rasistik, dinastik, atau simbolik. Personifikasi seseorang tidak ditentukan oleh tampilan fisik lalu kemudian diklasifikasi sebagai seorang yang berkriteria Muslim yang taat. Identitas simbolis itu hanyalah ilusi.

Dengan analisis yang mendalam, Musa menguliti permasalahan krusial yang saat ini menghinggapi keturunan Arab yang mula-mula sejumlah Alawiyin bergabung dalam organisasi massa yang menonjolkan aksi-aksi brutal dengan dalih amar ma’ruf nahi mungkar. Pada bagian yang lain, Musa dengan detail menjabarkan proses dekomposisi para Alawiyin setelah terlibat dalam aksi-aksi politik, termasuk dalam demo berjilid-jilid dan meraih kemenangan elektoral, akhirnya kembali ke habitat masing-masing.

Akan tetapi, efek jangka panjangnya bagi keberadaan keturunan Hadhrami, identitas Alawiyin terlanjur tercoreng oleh segala sikap dan tindak tanduk kelompok pelatuk sentimen rasial dan konflik politik. Meminjam istilah Marcus Mietzner dan Burhanuddin Muhtadi, disebut dengan istilah religio-political-entrepreneurs. Buku ini menjadi lonceng peringatan dini agar identitas Arab kembali pada akarnya dalam turut andil berdakwah dengan cara-cara yang tidak memecah belah kehidupan umat beragama.

Judul: Identitas Arab Itu Ilusi, Saya Habib, Saya Indonesia!

Penulis: Musa Kazhim Alhabsyi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengelola Sawit untuk...
Mengelola Sawit untuk Indonesia yang Kuat
Mengenal System Shift,...
Mengenal System Shift, Kerangka Baru Membaca Perubahan Dunia
Mudiruna, Kisah Ulama...
Mudiruna, Kisah Ulama Cahaya dari Rumah Sederhana
Bukan Motivasi Kosong,...
Bukan Motivasi Kosong, Positivo Theory Jadi Panduan Nyata Anak Muda Bangun Masa Depan
Rustini Muhaimin Tekankan...
Rustini Muhaimin Tekankan Budaya Literasi dengan Gerakan Membaca
Prosumenesia: Era Baru...
Prosumenesia: Era Baru Konsumen Jadi Produsen Digital
Cukup Baca 4 Buku Setahun,...
Cukup Baca 4 Buku Setahun, Risiko Stres dan Depresi Bisa Turun Signifikan
Buku “Misi untuk Raka”...
Buku Misi untuk Raka Diluncurkan, Edukasi Anak Usia Dini agar Seru Tanpa Gawai
Berani Sehat, Tak Perlu...
Berani Sehat, Tak Perlu Takut Kuman
Rekomendasi
Piala Dunia 2026 Ternoda,...
Piala Dunia 2026 Ternoda, Tim Mesir Keluhkan Aksi Polisi Dallas
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Berita Terkini
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Bambang Saputra: Musyawarah...
Bambang Saputra: Musyawarah Harus Jadi Dasar Pembentukan UU
KPK: Kenaikan Gaji Kepala...
KPK: Kenaikan Gaji Kepala Daerah Tak Menjamin Bakal Bebas Korupsi
Pengembalian Amplop...
Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana, KPK Terus Dalami Kasus HPT
Menhut: Presiden Minta...
Menhut: Presiden Minta Kemenhut Bangun Tata Kelola Kehutanan Antikorupsi
Pertajam DIM RUU Pemilu,...
Pertajam DIM RUU Pemilu, DPR Buka Peluang Kunjungi NU, Muhammadiyah, hingga Walubi
Infografis
6 Negara Arab Paling...
6 Negara Arab Paling Terjangkau, Nomor Satu Negara Paling Aman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved