Modus Offline Kelompok Teroris Cari Dana: Donasi hingga Perampokan
Kamis, 26 Mei 2022 - 18:58 WIB
loading...
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengungkapkan modus penggalangan dana secara offline yang kerap dilakukan oleh kelompok terorisme. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengungkapkan modus penggalangan dana secara offline yang kerap dilakukan oleh kelompok terorisme . Dia menuturkan, modus pertama adalah sumbangan atau donasi dengan berbagai cara, baik menyumbangkan atau memberikan uang serta aset yang dimiliki secara langsung kepada sesama anggota kelompok untuk melaksanakan rencana terorisme.
Kemudian, kata Ramadhan, menjual aset pribadi merupakan salah satu cara untuk mendanai diri sendiri sebagai modal untuk melaksanakan kegiatan terorisme. "Pada aspek ini cenderung digunakan untuk biaya hijrah pergi ke luar negeri baik ke Suriah maupun Filipina untuk bergabung dengan kelompok ISIS yang di sana," kata Ramadhan kepada awak media, Kamis (26/5/2022).
Menurut Ramadhan, kelompok JAD dan AD mengenal istilah perampokan dengan sebutan Fa'i. Pasalnya, mereka melakukan berbagai perampokan untuk mendapatkan dana, misalnya kelompok Abu Roban pada 2013.
Baca juga: Waspada Penggalangan Dana Berkedok Kemanusiaan Kelompok Teroris
Kemudian, kata Ramadhan, menjual aset pribadi merupakan salah satu cara untuk mendanai diri sendiri sebagai modal untuk melaksanakan kegiatan terorisme. "Pada aspek ini cenderung digunakan untuk biaya hijrah pergi ke luar negeri baik ke Suriah maupun Filipina untuk bergabung dengan kelompok ISIS yang di sana," kata Ramadhan kepada awak media, Kamis (26/5/2022).
Menurut Ramadhan, kelompok JAD dan AD mengenal istilah perampokan dengan sebutan Fa'i. Pasalnya, mereka melakukan berbagai perampokan untuk mendapatkan dana, misalnya kelompok Abu Roban pada 2013.
Baca juga: Waspada Penggalangan Dana Berkedok Kemanusiaan Kelompok Teroris
Lihat Juga :