Ketegasan Puan Tutup Rapat Paripurna untuk Hormati Waktu Salat Zuhur Sudah Tepat
Rabu, 25 Mei 2022 - 15:43 WIB
loading...
Langkah Ketua DPR Puan Maharani yang mengakhiri Rapat Paripurna DPR pada Selasa (24/5/2022) siang dinilai sudah tepat. Foto/Dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Langkah Ketua DPR Puan Maharani yang mengakhiri Rapat Paripurna DPR pada Selasa (24/5/2022) siang dinilai sudah tepat. Meski ada salah satu anggota DPR dari Fraksi PKS yang masih hendak menyampaikan interupsi, namun Puan tetap menutup rapat paripurna itu untuk menghormati waktu salat zuhur.
“Tak ada yang salah dari langkah Puan menutup rapat itu karena sudah memasuki waktu salat zuhur. Sebagai muslim yang taat, keputusan itu sudah tepat dan sangat menghormati waktu ibadah bagi umat muslim,” kata Intelektual Muda NU yang juga Wakil Ketua Lakpesdam PWNU DKI Jakarta Lutfi Syarqawi, Rabu (25/5/2022).
Terlebih lagi, rapat itu sudah berlangsung selama 3 jam, molor 30 menit dari waktu yang sudah ditetapkan. Seluruh masalah yang menjadi inti pembahasan pada rapat paripurna itu juga sudah rampung dibahas.
Baca juga: Lagi, Insiden Mikrofon Mati Terjadi saat Puan Maharani Pimpin Paripurna DPR
“Sehingga tak ada lagi alasan untuk memperpanjang waktu rapat. Lebih baik rapat segera diakhiri agar anggota DPR dan para staf yang mayoritas adalah umat muslim bisa melaksanakan ibadah salat zuhur tepat waktu,” katanya.
“Tak ada yang salah dari langkah Puan menutup rapat itu karena sudah memasuki waktu salat zuhur. Sebagai muslim yang taat, keputusan itu sudah tepat dan sangat menghormati waktu ibadah bagi umat muslim,” kata Intelektual Muda NU yang juga Wakil Ketua Lakpesdam PWNU DKI Jakarta Lutfi Syarqawi, Rabu (25/5/2022).
Terlebih lagi, rapat itu sudah berlangsung selama 3 jam, molor 30 menit dari waktu yang sudah ditetapkan. Seluruh masalah yang menjadi inti pembahasan pada rapat paripurna itu juga sudah rampung dibahas.
Baca juga: Lagi, Insiden Mikrofon Mati Terjadi saat Puan Maharani Pimpin Paripurna DPR
“Sehingga tak ada lagi alasan untuk memperpanjang waktu rapat. Lebih baik rapat segera diakhiri agar anggota DPR dan para staf yang mayoritas adalah umat muslim bisa melaksanakan ibadah salat zuhur tepat waktu,” katanya.
Lihat Juga :