Kemenparekraf Siapkan Trainer Andal Perkuat Kampanye Sadar Wisata
Selasa, 24 Mei 2022 - 20:35 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kegiatan ini, calon trainer tidak hanya diharapkan menguasai materi tentang sadar wisata seperti sapta pesona, pelayanan prima, serta CHSE. Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk penyamaan persepsi terkait konsep, sasaran, materi, serta tujuan program secara keseluruhan. Dengan begitu, pelaksanaan kampanye sadar wisata nantinya dapat lebih efektif dan efisien.
"Gerakan sadar wisata terus digaungkan di hampir setiap tahun, tapi pertanyaannya apakah kita belum optimal (dalam kampanye sadar wisata) atau memang dinamika di dalamnya sudah terlalu cepat, sehingga harus dapat segera kita respons," kata Frans.
Baca juga: Perluas Jangkauan, Menparekraf Sandiaga Uno Ajak Pengelola Desa Wisata Berkolaborasi
Tantangan inilah yang harus diselaraskan bersama dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Senin-Rabu (23-25/5/2022). "Tujuan utamanya adalah mengubah mindset tentang perilaku, sehingga pariwisata ini bisa tumbuh sehat, resiliene, dan juga berkelanjutan. Arah kita dalam training of trainer dalam kaitan dengan kampanye sadar wisata ini tidak boleh business as usual. Ini yang saya kira challenging yang saya harapkan bisa memperkaya perspektif kita," ujar Frans.
Direktur Pengembangan SDM Pariwisata Kemenparekraf, Florida Pardosi menjelaskan, Training of Trainer Kampanye Sadar Wisata merupakan bagian dari rangkaian program kampanye sadar wisata di 65 desa wisata yang tersebar di 4 Destinasi Super Prioritas (DSP) dan 2 Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP). Yakni Danau Toba, Borobudur-Yogyakarta-Prambanan, Bromo-Tengger-Semeru, Lombok, Labuan Bajo, dan Wakatobi.
"Gerakan sadar wisata terus digaungkan di hampir setiap tahun, tapi pertanyaannya apakah kita belum optimal (dalam kampanye sadar wisata) atau memang dinamika di dalamnya sudah terlalu cepat, sehingga harus dapat segera kita respons," kata Frans.
Baca juga: Perluas Jangkauan, Menparekraf Sandiaga Uno Ajak Pengelola Desa Wisata Berkolaborasi
Tantangan inilah yang harus diselaraskan bersama dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Senin-Rabu (23-25/5/2022). "Tujuan utamanya adalah mengubah mindset tentang perilaku, sehingga pariwisata ini bisa tumbuh sehat, resiliene, dan juga berkelanjutan. Arah kita dalam training of trainer dalam kaitan dengan kampanye sadar wisata ini tidak boleh business as usual. Ini yang saya kira challenging yang saya harapkan bisa memperkaya perspektif kita," ujar Frans.
Direktur Pengembangan SDM Pariwisata Kemenparekraf, Florida Pardosi menjelaskan, Training of Trainer Kampanye Sadar Wisata merupakan bagian dari rangkaian program kampanye sadar wisata di 65 desa wisata yang tersebar di 4 Destinasi Super Prioritas (DSP) dan 2 Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP). Yakni Danau Toba, Borobudur-Yogyakarta-Prambanan, Bromo-Tengger-Semeru, Lombok, Labuan Bajo, dan Wakatobi.
Lihat Juga :