2 Penyakit Ini Jadi Penyebab Kematian Tertinggi Jamaah Haji Indonesia
Kamis, 19 Mei 2022 - 13:26 WIB
loading...
A
A
A
Di tempat yang sama, Staf Khusus Menteri Agama Bidang Media dan Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo memberikan pesan khusus kepada tim Media Center Haji (MCH) 1443 H/2022 M.
Wibowo meminta tim MCH tidak bosan memberikan informasi edukatif terkait penyelenggaraan ibadah haji kepada jamaah. "Edukasi dan utamakan jamaah. Kita semua adalah petugas," kata Wibowo.
Edukasi ini sangat penting, lanjutnya, karena jamaah Indonesia sangat beragam, baik tingkat usia, pendidikan, bahkan pengalaman bepergian. Kebiasaan mereka juga berbeda-beda.
"Terkait pola makan, misalnya. Dalam kemasan katering akan tertulis batas maksimal waktu makan. Sementara sebagian jamaah ada yang punya kebiasaan menunda waktu makan, sehingga ada potensi katering dikonsumsi di luar jam yang ditentukan. Nah, ini perlu edukasi bersama," ujarnya.
"Atau, ada jamaah yang kurang terbiasa minum, karena beragam sebab. Padahal cuaca panas. Ini juga perlu edukasi agar tidak dehidrasi. Nah informasi yang ditulis tim MCH ini akan dibaca publik, termasuk jamaah atau keluarganya di Tanah Air. Sehingga, mereka bisa saling menginformasikan," katanya.
Wibowo meminta tim MCH tidak bosan memberikan informasi edukatif terkait penyelenggaraan ibadah haji kepada jamaah. "Edukasi dan utamakan jamaah. Kita semua adalah petugas," kata Wibowo.
Edukasi ini sangat penting, lanjutnya, karena jamaah Indonesia sangat beragam, baik tingkat usia, pendidikan, bahkan pengalaman bepergian. Kebiasaan mereka juga berbeda-beda.
"Terkait pola makan, misalnya. Dalam kemasan katering akan tertulis batas maksimal waktu makan. Sementara sebagian jamaah ada yang punya kebiasaan menunda waktu makan, sehingga ada potensi katering dikonsumsi di luar jam yang ditentukan. Nah, ini perlu edukasi bersama," ujarnya.
"Atau, ada jamaah yang kurang terbiasa minum, karena beragam sebab. Padahal cuaca panas. Ini juga perlu edukasi agar tidak dehidrasi. Nah informasi yang ditulis tim MCH ini akan dibaca publik, termasuk jamaah atau keluarganya di Tanah Air. Sehingga, mereka bisa saling menginformasikan," katanya.
(abd)
Lihat Juga :