Erick Thohir Bentuk Ekosistem Usaha Nelayan untuk Tingkatkan Kesejahteraan

Kamis, 19 Mei 2022 - 04:28 WIB
loading...
Erick Thohir Bentuk...
Menteri BUMN Erick Thohir berkomitmen membentuk ekosistem usaha bagi para nelayan untuk meningkatkan kesejahteraan. Foto/SINDOnews.
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berkomitmen membentuk ekosistem usaha bagi para nelayan. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya yang berprofesi sebagai nelayan.

Erick Thohir menjelaskan ekosistem tersebut dapat diwujudkan melalui kolaborasi antara BUMN dan para nelayan. Nantinya, lanjut Erick Thohir, ekositem ini bisa menjangkau ketersediaan bahan bakar, pelatihan hingga pemasaran produk-produk nelayan.

“Saya sudah minta untuk review bahwa penggabungan perusahaan jangan main lagi, punya kapal menyaingi nelayan. Mesti membangun ekosistem yang justru membeli hasil nelayan seperti Program Makmur,” ujar Erick, Kamis (19/5/2022).

Baca juga: Milad ESQ ke-22, Erick Thohir Ungkap tentang Fondasi Bangsa

Ketum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) ini mengatakan sedang merancang ekosistem yang tepat untuk para nelayan. Erick Thohir optimistis bisa segera menemukan solusi untuk kesejahteraan para nelayan ini. “Kita sedang pelajari, makanya kita lihat langsung. Mudah-mudahan dua atau tiga bulan lagi ada solusi baru. Kita lihat lagi apakah ekosistem ini jalan,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
HNSI Nilai Kebijakan...
HNSI Nilai Kebijakan BBM Khusus Nelayan Bukti Keberpihakan Presiden Prabowo
Prabowo Bangun 1.582...
Prabowo Bangun 1.582 Kapal Penangkap Ikan, Bakal Dibagikan ke Nelayan
Wakil Ketua Komisi XII...
Wakil Ketua Komisi XII Sebut Elektrifikasi Transportasi Bisa Hemat APBN hingga 30%
Kunjungi Pabrik Kendaraan...
Kunjungi Pabrik Kendaraan Listrik, Prabowo: Industrialisasi Bagian Kebangkitan Teknologi Bangsa
KNPI Apresiasi Pemerintah...
KNPI Apresiasi Pemerintah Tak Naikkan BBM saat Krisis Timur Tengah
Perang Timteng Menguji...
Perang Timteng Menguji Resiliensi Ekonomi Indonesia
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Pemkab Mimika-Bea Cukai...
Pemkab Mimika-Bea Cukai Papua Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan dan UMKM
Rekomendasi
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Perluas Akses Asuransi,...
Perluas Akses Asuransi, IFG Life Gandeng Bank Papua Lindungi Debitur KPR
Kuasa Hukum Richard...
Kuasa Hukum Richard Lee Sebut Surat Kuasa Pelapor Cacat Hukum
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Penuhi...
Febrie Adriansyah Penuhi Panggilan Panggilan Pemeriksaan Tim 9 Kejagung
Soal Biaya Lepas Status...
Soal Biaya Lepas Status WNI Rp5 Juta, Menkum Supratman: Kami Kaji Kembali
Sangkal Ada Tren Kenaikan...
Sangkal Ada Tren Kenaikan Lepas Kewarganegaraan, Menkum: Yang Ingin Jadi Warga Negara Lebih Banyak
Mendagri Tito Tegaskan...
Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan
Bila Mangkir Pemeriksaan,...
Bila Mangkir Pemeriksaan, Febrie Adriansyah Bisa Dijemput Paksa
Tegaskan Pelimpahan...
Tegaskan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri Sah, Jamwas Kejagung: Pernah Dilakukan di Perkara Asabri
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved