PAN Sebut Ada Parpol Mulai Bangun Komunikasi dengan KIB, Siapakah?
Rabu, 18 Mei 2022 - 21:08 WIB
loading...
Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay menyebutkan, ada parpol yang mulai membangun komunikasi dengan koalisi Indonesia bersatu (KIB). Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay menyebutkan, ada partai politik (parpol) yang mulai membangun komunikasi dengan koalisi Indonesia bersatu (KIB).
Baca juga: Pengamat Sebut Demokrat-PKS Diprediksi Gabung KIB, Nasdem ke Koalisi PDIP
"Sejauh ini komunikasi ada, kontak-kontak telepon, janjian ketemu itu ada. Tetapi untuk berbicara masuk koalisi ini belum sampai pada titik itu," kata Saleh di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (18/5/2022).
Baca juga: Mencari Paket Capres-Cawapres, KIB Didorong Gelar Konvensi
Kendati demikian, dia tak ingin mengungkap parpol mana yang sudah membangun komunikasi dengan KIB karena ingin menjaga privasi parpol tersebut. Akan tetapi, ia memastikan KIB akan terbuka dengan siapapun.
"Tapi perlu dicatat bahwa koalisi ini terbuka, bukan hanya dengan masyarakat, tapi tentu juga dengan parpol, terbuka sekali," ujarnya.
Menurut dia, akan lebih baik jika banyak partai politik yang bergabung dalam koalisi ini. Mengingat, hal ini penting dalam membangun gagasan untuk kemajuan bangsa Indonesia.
"Semakin banyak visi, persepsi kita untuk membangun Indonesia itu semakin mudah didapat hasil yang baik," pungkasnya.
Baca juga: Pengamat Sebut Demokrat-PKS Diprediksi Gabung KIB, Nasdem ke Koalisi PDIP
"Sejauh ini komunikasi ada, kontak-kontak telepon, janjian ketemu itu ada. Tetapi untuk berbicara masuk koalisi ini belum sampai pada titik itu," kata Saleh di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (18/5/2022).
Baca juga: Mencari Paket Capres-Cawapres, KIB Didorong Gelar Konvensi
Kendati demikian, dia tak ingin mengungkap parpol mana yang sudah membangun komunikasi dengan KIB karena ingin menjaga privasi parpol tersebut. Akan tetapi, ia memastikan KIB akan terbuka dengan siapapun.
"Tapi perlu dicatat bahwa koalisi ini terbuka, bukan hanya dengan masyarakat, tapi tentu juga dengan parpol, terbuka sekali," ujarnya.
Menurut dia, akan lebih baik jika banyak partai politik yang bergabung dalam koalisi ini. Mengingat, hal ini penting dalam membangun gagasan untuk kemajuan bangsa Indonesia.
"Semakin banyak visi, persepsi kita untuk membangun Indonesia itu semakin mudah didapat hasil yang baik," pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :