Heboh Cak Imin Pamer Kaos Warga NU Wajib Ber-PKB, Ketua PBNU: Tidak Ada Kewajiban!

Senin, 16 Mei 2022 - 23:53 WIB
loading...
Heboh Cak Imin Pamer Kaos Warga NU Wajib Ber-PKB, Ketua PBNU: Tidak Ada Kewajiban!
Ketua PBNU Ahmad Fahrur Rozi angkat bicara perihal postingan Cak Imin yang memamerkan desain kaos rancangan Kiai Imam Jazuli bertuliskan NU Kultural Wajib Ber-PKB. Foto: SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Ketua PBNU Ahmad Fahrur Rozi angkat bicara perihal postingan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di akun Instagram yang memamerkan desain kaos rancangan Kiai Imam Jazuli bertuliskan "NU Kultural Wajib Ber-PKB, Struktural Sakarepmu!".

Fahrur Rozi menyebutkan, Kiai Imam Jazuli merupakan pendukung berat PKB. Kecintaan Pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia Cirebon ini terhadap PKB pun sempat dibagikan di media sosial dengan judul serupa menggunakan argumentasi sejarah.

Baca juga: Diserang Buzzer di Twitter, Gus Muhaimin Pilih Sungkem Kiai Sepuh Lirboyo dan Ploso

"Dia (Kiai Imam Jazuli) adik kelas saya mondok di Lirboyo. Saya juga dikirimin (kaosnya). Tentu saja itu sebatas ide pribadi, sebagai bagian dari kampanye partai, dan tidak ada kewajiban bagi warga NU untuk memilih PKB, baik kuktural ataupun struktural," ujar Ahmad Fahrur Rozi dalam pesan singkatnya kepada MNC Portal, Senin,(16/05/2022).

Heboh Cak Imin Pamer Kaos Warga NU Wajib Ber-PKB, Ketua PBNU: Tidak Ada Kewajiban!


Pria yang akrab disapa Gus Fahrur ini mengatakan, semua orang boleh mengajak siapa pun untuk memilih PKB. PKB pun pasti akan dipilih jika dirasa manfaatnya untuk seluruh masyarakat.

Baca juga: PBNU: Konten Kreator Tidak Seharusnya Dukung LGBT

"Silakan saja PKB mengajak warga NU semaksimal mungkin. Kalau PKB memang bisa dirasakan bermanfaat nyata, pasti dipilih oleh warga NU," tandasnya.

Namun ia mengingatkan, NU telah berdiri sebagai perkumpulan sejak tahun 1926 dan tidak menjadi bagian dari partai manapun.

"Secara kelembagaan NU tetap pada khittah 1926, menjadi rumah besar untuk semua warganya, dan tidak menjadi bagian dari partai manapun," tutupnya.
(thm)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1329 seconds (11.210#12.26)