Terbang dari 9 Embarkasi, Kloter I Jamaah Haji Berangkat 4 Juni 2022

Rabu, 11 Mei 2022 - 18:44 WIB
loading...
Terbang dari 9 Embarkasi, Kloter I Jamaah Haji Berangkat 4 Juni 2022
Jamaah haji 2022 diberangkatkan dan dipulangkan mealui 9 embarkasi dengan pemberangkatan pertama pada 4 Juni 2022. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Agama ( Kemenag ) dan PT Garuda Indonesia resmi menandatangani perjanjian pengangkutan jamaah haji reguler 1443 Hijriah, Rabu (11/5/2022). Perjanjian diteken Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief dan Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra

Perjanjian tersebut menyepakati pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji Indonesia dari sembilan embarkasi di seluruh Indonesia. “Garuda akan menerbangkan jamaah haji Indonesia dari 9 embarkasi, yaitu: Aceh, Medan, Padang, sebagian Jakarta-Pondok Gede, Solo, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar dan Lombok,” ucap Hilman Latief melalui keterangan tertulis, Rabu (11/5/2022).

Baca juga: Volume Makanan Jamaah Haji 2022 Bakal Ditingkatkan 3x Sehari


Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra pun berkomitmen untuk mendukung akselerasi pengiriman komoditas tertentu dari Indonesia untuk mendukung kebutuhan jamaah di Tanah Suci.

Pada masa operasional haji tahun 1443 H/2022 M, Pemerintah Indonesia akan memberangkatkan 93.781 jamaah haji reguler dan petugas kloternya. Petugas kloter (kelompok terbang) adalah mereka yang menyertai jamaah selama penyelenggaraan haji. Setiap kloter ada empat petugas, terdiri atas: Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah, dan dua petugas kesehatan.

Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Saiful Mujab menjelaskan, pemberangkatan jamaah haji akan dilaksanakan selama 30 hari masa operasi penerbangan.

"Kloter pertama berangkat 4 Juni 2022 dengan tujuan Bandara Madinah, kloter terakhir berangkat 3 Juli 2022 dengan tujuan Bandara Jeddah,” jelas Mujab, panggilan akrabnya.

“Pemulangan jamaah haji juga berlangsung selama 30 hari. Kloter pertama pulang dari Bandara Jeddah menuju Tanah Air pada 15 Juli 2022. Kloter terakhir pulang dari Bandara Madinah menuju Tanah Air pada 13 Agustus 2022,” sambungnya.



Penerbangan jamaah haji dan petugas kloter Indonesia akan dilakukan dengan dua maskapai berbeda.

Mujab mengatakan, PT Garuda akan membawa 47.915 jamaah haji dan petugas kloternya (51%). Lainnya, 45.866 jamaah haji dan petugas kloter (49%) akan dibawa Saudi Arabian Airlines dari 5 embarkasi haji, yaitu Batam, Palembang, sebagain Jakarta-Pondok Gede, Jakarta-Bekasi dan Surabaya.

Berikut tipe pesawat yang akan dioperasikan di masing-masing embarkasi haji:

1. Embarkasi Aceh, Boeing 777-300 kapasitas 393 kursi
2. Embarkasi Medan, Boeing 777-300 kapasitas 393 kursi
3. Embarkasi Batam, Boeing 747-400 kapasitas 450 kursi
4. Embarkasi Padang, Boeing 777-300 kapasitas 393 kursi
5. Embarkasi Palembang, Boeing 747-400 kapasitas 450 kursi
6. Embarkasi Jakarta-Pondok Gede, Boeing 777-300 kapasitas 393 dan 410 kursi
7. Embarkasi Jakarta-Bekasi, Boeing 777-300 kapasitas 410 kursi
8. Embarkasi Solo, Airbus 330-300 dan Airbus 330-900 kapasitas 360 kursi
9. Embarkasi Surabaya, Boeing 747-400 kapasitas 450 kursi
10. Embarkasi Banjarmasin, Airbus 330-300 dan Airbus 330-900 kapasitas 360 kursi
11. Embarkasi Balikpapan, Airbus 330-300 dan Airbus 330-900 kapasitas 360 kursi
12. Embarkasi Makassar, Boeing 777-300 kapasitas 393 kursi
13. Embarkasi Lombok, Boeing 777-300 kapasitas 393 kursi
(muh)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1927 seconds (11.210#12.26)