Ziarah ke Makam Gus Dur, Mahfud MD: Mentor Saya dalam Politik

Sabtu, 07 Mei 2022 - 14:42 WIB
loading...
Ziarah ke Makam Gus Dur, Mahfud MD: Mentor Saya dalam Politik
Menko Polhukam Mahfud MD, memanfaatkan momen lebaran kali ini untuk berziarah ke makam Presiden ke-4 Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Foto/Twitter Mahfud MD
A A A
JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD, memanfaatkan momen lebaran kali ini untuk berziarah ke makam Presiden ke-4 Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid ( Gus Dur ). Makam Gus Dur tersebut terletak di Kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.

Baca juga: Mahfud MD Sebut Fadli Zon Bukan Penentu Kebenaran Sejarah

Mahfud MD langsung bersimpuh dan berdoa saat tiba di makam Gus Dur. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut mengaku sangat rindu dengan sosok Gus Dur. Sebab, Mahfud menganggap Gus Dur adalah gurunya dalam beragama dan mentor berpolitik.



"Sabtu (7/5/22) pagi ini saya bersimpuh, berzikir, dan berdoa di makam Gus Dur. Saya berziarah ke makan Gus Dur di Kompleks Ponpes Tebuireng, Jombang. Saya kangen ingin bertemu Gus Dur tapi tak tahu alamatnya," ungkap Mahfud melalui akun Twitter pribadinya @mohmahfudmd, Sabtu (7/52022).

"Presiden ke-4 RI Gus Dur adalah guru saya dalam beragama dan mentor saya dalam politik," imbuhnya.

Mahfud tampak didampingi istrinya, Zaizatun Nihayati dan anaknya, Royhan Akbar. Tahlil dan doa bersama di makam Gus Dur dipimpin langsung oleh Pengasuh Ponpes KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang karib disapa Gus Kikin.

Dalam kesempatan itu, Mahfud mengaku sempat bersilaturahmi serta berbincang dengan Gus Kikin dan keluarganya. Mahfud menceritakan, Gus Kikin punya proyek yang sangat mulia yakni, mengkonstruksi sejarah peran ulama yang masih terserak.

"Ziarah ke makam Gus Dur didahului silaturrahim dengan Pengasuh yaitu Gus Kikin dengan istri, anak, dan anggota Pengurus Ponpes Tebuireng," beber Mahfud.

"Gayeng berhalaqah tentang peran ulama dalam mendirikan dan mempertahankan NKRI. Gus Kikin punya proyek mulia: menkonstruksi sejarah peran ulama yang masih terserak," pungkasnya.
(maf)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1275 seconds (10.101#12.26)