Secara Astronomis, Hilal Awal Syawal 1443 Hijriah Teramati di Indonesia
Minggu, 01 Mei 2022 - 17:46 WIB
loading...
A
A
A
Jika melihat dari elongasi gesentrik hilal sudah berada di antara 5,2 derajat paling timur sampai 7,2 derajat paling barat. Padahal kriteria MABIM 2021, diisyaratkan minimal 6,4 derajat.
"Sebagian besar wilayah tengah Indonesia sudah masuk bagian barat seluruhnya sudah masuk. Jadi kalau ada rukyat tersebar yang paling banyak di Indonesia di Pulau Jawa, di Jawa Timur setidaknya ada 28 titik rukyat," imbuhnya.
Sedangkan jika berdasarkan elongasi toposentrik, Indonesia juga sudah masuk kriteria yakni rentang tingi elongasi antara 4,9 derajat sampai 6,4 derajat. Dengan demikian, menurut perhitungan hisab, lanjut Cecep, awal Syawal 1443 Hijriah jatuh pada Senin 1 Mei 2022.
Data ini menurutnya bersifat informatif. “Karena Indonesia memakai konsep wilayatul hukmi, 1 Syawal 1443 H bertepatan Senin 2 Mei 2022," ujar dia.
"Sebagian besar wilayah tengah Indonesia sudah masuk bagian barat seluruhnya sudah masuk. Jadi kalau ada rukyat tersebar yang paling banyak di Indonesia di Pulau Jawa, di Jawa Timur setidaknya ada 28 titik rukyat," imbuhnya.
Sedangkan jika berdasarkan elongasi toposentrik, Indonesia juga sudah masuk kriteria yakni rentang tingi elongasi antara 4,9 derajat sampai 6,4 derajat. Dengan demikian, menurut perhitungan hisab, lanjut Cecep, awal Syawal 1443 Hijriah jatuh pada Senin 1 Mei 2022.
Data ini menurutnya bersifat informatif. “Karena Indonesia memakai konsep wilayatul hukmi, 1 Syawal 1443 H bertepatan Senin 2 Mei 2022," ujar dia.
(rca)
Lihat Juga :