Permintaan Pemuda Adat Papua agar Pemerintah Percepat Pemekaran Didukung
Jum'at, 29 April 2022 - 15:06 WIB
loading...
A
A
A
Dia memandang, DOB bertujuan untuk menyejahterakan rakyat dan mendukung pemerataan pembangunan di Papua. Untuk itu, pemekaran dapat berdampak positif untuk masyarakat Papua, khususnya dalam hal percepatan pembangunan.
Jan juga menyampaikan, sebagian besar rakyat Papua setia terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ditegaskan juga, tidak semua orang Papua meminta merdeka atau referendum untuk memisahkan diri dari NKRI.
"Saya adalah warga negara Indonesia yang setia dan taat pada Pancasila, Undang-undang Dasar 1945 dan NKRI harga mati," tegas Jan Christian.
Permintaan Pemuda Adat Papua agar pemerintah mempercepat proses pemekaran tersebut mendapat dukungan dari Ketua Aliansi Mahasiswa dan Milenial Indonesia (AMMI), Nurkhasanah.
"Pemekaran perlu dilakukan apalagi saat ini luas satu kabupaten di Papua bisa lebih besar daripada provinsi di Pulau Jawa. Akibatnya biaya pembangunan menjadi lebih mahal dan pelayanan publik menjadi terbatas. Kondisi tersebut sudah sangat akut di tanah Papua sehingga dampaknya kemiskinan lebih sulit untuk diatasi," ujar Nurkhasah dalam keterangannya.
Jan juga menyampaikan, sebagian besar rakyat Papua setia terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ditegaskan juga, tidak semua orang Papua meminta merdeka atau referendum untuk memisahkan diri dari NKRI.
"Saya adalah warga negara Indonesia yang setia dan taat pada Pancasila, Undang-undang Dasar 1945 dan NKRI harga mati," tegas Jan Christian.
Permintaan Pemuda Adat Papua agar pemerintah mempercepat proses pemekaran tersebut mendapat dukungan dari Ketua Aliansi Mahasiswa dan Milenial Indonesia (AMMI), Nurkhasanah.
"Pemekaran perlu dilakukan apalagi saat ini luas satu kabupaten di Papua bisa lebih besar daripada provinsi di Pulau Jawa. Akibatnya biaya pembangunan menjadi lebih mahal dan pelayanan publik menjadi terbatas. Kondisi tersebut sudah sangat akut di tanah Papua sehingga dampaknya kemiskinan lebih sulit untuk diatasi," ujar Nurkhasah dalam keterangannya.
Lihat Juga :