Dipimpin Anak Buah Mantan Menkes Terawan, Ini Susunan Pengurus PDSI
Kamis, 28 April 2022 - 06:49 WIB
loading...
Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI) mendeklarasikan diri sebagai salah satu organisasi baru profesi kedokteran, Rabu (27/4/2022). Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI) mendeklarasikan diri sebagai salah satu organisasi baru profesi kedokteran, Rabu (27/4/2022). Organisasi ini dipimpin oleh anak buah mantan Menkes dr Terawan Agus Putranto .
Ketua PDSI Brigjen TNI (Purn) dr Jajang Edi Priyanto menjelaskan PDSI merupakan organisasi resmi dan mengantongi SK Kemenkumham Nomor AHU-003638.AH.01.2022 tentang pengesahan pendirian. Baca juga: Jadi Organisasi Kedokteran Baru, PDSI: Kami Berdiri Bukan karena Kasus Dokter Terawan
Jajang menuturkan PDSI tidak ada kaitannya dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Dengan kehadiran PDSI, justru para dokter bisa memilih organisasi mana yang sesuai keinginannya.
"Sehingga ada pilihan dari rekan dokter semua untuk memilih organisasi profesi mana yang sesuai hati nurani mereka silahkan mau masuk IDI, PDSI, tidak ada masalah," ujar Jajang usai deklarasi PDSI di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (27/4/2022).
Menurutnya, baik IDI maupun PDSI bukan wadah untuk bersaing secara keorganisasian. Keduanya sudah berbadan hukum dan diakui oleh negara.
"Sehingga kita organisasi profesi yang sah," ucap Jajang.
Sebagai organisasi kedokteran, PDSI ingin menjadi pelopor reformasi kedokteran Indonesia yang menjunjung tinggi kesejawatan, serta berwawasan, Indonesia untuk dunia demi meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.
Ketua PDSI Brigjen TNI (Purn) dr Jajang Edi Priyanto menjelaskan PDSI merupakan organisasi resmi dan mengantongi SK Kemenkumham Nomor AHU-003638.AH.01.2022 tentang pengesahan pendirian. Baca juga: Jadi Organisasi Kedokteran Baru, PDSI: Kami Berdiri Bukan karena Kasus Dokter Terawan
Jajang menuturkan PDSI tidak ada kaitannya dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Dengan kehadiran PDSI, justru para dokter bisa memilih organisasi mana yang sesuai keinginannya.
"Sehingga ada pilihan dari rekan dokter semua untuk memilih organisasi profesi mana yang sesuai hati nurani mereka silahkan mau masuk IDI, PDSI, tidak ada masalah," ujar Jajang usai deklarasi PDSI di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (27/4/2022).
Menurutnya, baik IDI maupun PDSI bukan wadah untuk bersaing secara keorganisasian. Keduanya sudah berbadan hukum dan diakui oleh negara.
"Sehingga kita organisasi profesi yang sah," ucap Jajang.
Sebagai organisasi kedokteran, PDSI ingin menjadi pelopor reformasi kedokteran Indonesia yang menjunjung tinggi kesejawatan, serta berwawasan, Indonesia untuk dunia demi meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.
Lihat Juga :