Mudik Lebaran 2022 Diperbolehkan, Satgas Covid-19: Kita Jangan Jumawa, Risiko Penularan Masih Terjadi
Jum'at, 22 April 2022 - 20:54 WIB
loading...
Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 meminta pemudik tidak kendor dan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat saat mudik ke kampung halaman. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pasca-dikeluarkan keputusan perihal libur cuti bersama dan masyarakat diperbolehkan mudik , Pemerintah melalui Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 meminta pemudik tidak kendor dan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat saat mudik ke kampung halaman.
"Ini yang menjadi perhatian jadi kita tidak sama sekali jumawa, kendati lebih dari 60% populasi masyarakat sekarang sudah divaksin lengkap, tetapi risiko penularan masih terjadi," kata Ketua Bidang Komunikasi Satgas Covid-19 Hery Triyanto ketika didapuk sebagai pembicara dalam webinar Partai Perindo bertajuk "Mudik Aman Menuju Endemik Covid-19" pada Jumat (22/4/2022).
Menyandur dari pernyataan Presiden Joko Widodo terkait dengan mudik Lebaran 2022, Hery mengajak masyarakat yang ingin melakukan mudik untuk memenuhi syarat yang telah ditentukan pemerintah yakni sudah mendapatkan 2 kali vaksin dan 1 kali booster, serta tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
"Yang membuat kita kebal terhadap penularan atau hal yang bisa mencegah kita tertular adalah sebagaimana disebutkan Pak Jokowi menerapkan protokol kesehatan," ungkapnya.
"Ini yang menjadi perhatian jadi kita tidak sama sekali jumawa, kendati lebih dari 60% populasi masyarakat sekarang sudah divaksin lengkap, tetapi risiko penularan masih terjadi," kata Ketua Bidang Komunikasi Satgas Covid-19 Hery Triyanto ketika didapuk sebagai pembicara dalam webinar Partai Perindo bertajuk "Mudik Aman Menuju Endemik Covid-19" pada Jumat (22/4/2022).
Menyandur dari pernyataan Presiden Joko Widodo terkait dengan mudik Lebaran 2022, Hery mengajak masyarakat yang ingin melakukan mudik untuk memenuhi syarat yang telah ditentukan pemerintah yakni sudah mendapatkan 2 kali vaksin dan 1 kali booster, serta tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
"Yang membuat kita kebal terhadap penularan atau hal yang bisa mencegah kita tertular adalah sebagaimana disebutkan Pak Jokowi menerapkan protokol kesehatan," ungkapnya.
Lihat Juga :