Desmond: Penguasa Sekarang Ingin Kultuskan Pemikiran Soekarno lewat RUU HIP
Jum'at, 19 Juni 2020 - 14:35 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya, kata Desmond, sebagai tindaklanjut perjuangan mendaur ulang pemikiran Soekarno, mereka berusaha menghidupkan kembali Trisila dan Ekasila di draf RUU HIP.
Oleh karena itu ketika membaca RUU HIP lengkap dengan naskah akademisnya, bisa membuat orang menjadi geram dan bertanya tanya. Sangat jelas dan terang maksud dan tujuan dibalik RUU yang diperjuangkan oleh mereka.
"Artinya Pancasila dianggap pikiran seorang Soekarno saja. Seolah olah mengabaikan jasa besar dan pengorbanan tokoh-tokoh lainnya," tegas Desmond.
Menurut Desmond, dengan munculnya RUU HIP seakan-akan kita dipaksa untuk kembali membuka keran polemik ideologi yang sebenarnya telah selesai pembahasannya. Dengan munculnya RUU HIP, kita terpaksa harus kembali lagi ke masa lalu yang semestinya sudah harus kita tinggalkan dan cukup menjadi catatan sejarah saja.
"Dengan munculnya RUU HIP akhirnya persatuan dan kesatuan bangsa yang sudah terwujud sekian lama bisa ambyar disebabkan oleh ulah orang orang yang fanatis buta pada Soekarno sebagai tokoh idolanya sehingga mengorbankan kepentingan bangsa dan negara," ucap Ketua DPD Gerindra Banten itu.
Oleh karena itu ketika membaca RUU HIP lengkap dengan naskah akademisnya, bisa membuat orang menjadi geram dan bertanya tanya. Sangat jelas dan terang maksud dan tujuan dibalik RUU yang diperjuangkan oleh mereka.
"Artinya Pancasila dianggap pikiran seorang Soekarno saja. Seolah olah mengabaikan jasa besar dan pengorbanan tokoh-tokoh lainnya," tegas Desmond.
Menurut Desmond, dengan munculnya RUU HIP seakan-akan kita dipaksa untuk kembali membuka keran polemik ideologi yang sebenarnya telah selesai pembahasannya. Dengan munculnya RUU HIP, kita terpaksa harus kembali lagi ke masa lalu yang semestinya sudah harus kita tinggalkan dan cukup menjadi catatan sejarah saja.
"Dengan munculnya RUU HIP akhirnya persatuan dan kesatuan bangsa yang sudah terwujud sekian lama bisa ambyar disebabkan oleh ulah orang orang yang fanatis buta pada Soekarno sebagai tokoh idolanya sehingga mengorbankan kepentingan bangsa dan negara," ucap Ketua DPD Gerindra Banten itu.
(maf)
Lihat Juga :