Haji Khusus Mendapat Jatah Kuota 7.226 Orang Jamaah
Rabu, 20 April 2022 - 08:12 WIB
loading...
Haji khusus tahun ini mendapatkan jatah kuota sebanyak 7.226 jamaah. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) resmi menerima kuota haji 1443H/2022M dari pemerintah Arab Saudi sebanyak 100.051 orang. Menurut Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Ditjen PHU Kemenag, Subhan Cholid mengatakan jumlah tersebut terdiri atas 92.825 kuota reguler dan 7.226 kuota jamaah haji khusus .
Subhan menyampaikan pembagian kuota haji reguler dan haji khusus kali ini tidak menggunakan rumus 8% berdasarkan ketentuan UU Nomor 8 Tahun 2019. Sebab alokasi kuota haji langsung dibagi oleh Pemerintah Arab Saudi.
"Tahun ini tidak menggunakan rumus itu. Berdasarkan yang kita terima dari Arab Saudi itu sudah dibagi angkanya," kata Subhan saat dihubungi, Rabu (20/4/2022).
Baca juga: Kuota Haji 2022, Menko PMK: Masih Negosiasi dengan Saudi
Menurutnya pembagian kuota haji khusus 8% diberikan saat Indonesia menerima kuota haji secara penuh seperti tahun 2019 yakni sebanyak 210 ribu.
"Jadi kalau biasanya kita menerima itu utuh 100%. Lalu kewenangan kita untuk membaginya berdasarkan undang-undang sebesar 8%,"ujar dia.
"Tapi untuk kasus tahun ini kita sudah terima dalam bentuk rincian dari sana. Kita terima given dari Saudi sudah segitu,"kata dia.
Subhan menyampaikan pembagian kuota haji reguler dan haji khusus kali ini tidak menggunakan rumus 8% berdasarkan ketentuan UU Nomor 8 Tahun 2019. Sebab alokasi kuota haji langsung dibagi oleh Pemerintah Arab Saudi.
"Tahun ini tidak menggunakan rumus itu. Berdasarkan yang kita terima dari Arab Saudi itu sudah dibagi angkanya," kata Subhan saat dihubungi, Rabu (20/4/2022).
Baca juga: Kuota Haji 2022, Menko PMK: Masih Negosiasi dengan Saudi
Menurutnya pembagian kuota haji khusus 8% diberikan saat Indonesia menerima kuota haji secara penuh seperti tahun 2019 yakni sebanyak 210 ribu.
"Jadi kalau biasanya kita menerima itu utuh 100%. Lalu kewenangan kita untuk membaginya berdasarkan undang-undang sebesar 8%,"ujar dia.
"Tapi untuk kasus tahun ini kita sudah terima dalam bentuk rincian dari sana. Kita terima given dari Saudi sudah segitu,"kata dia.
Lihat Juga :