BJ Habibie Bapak Teknologi, Perintis Industri Pesawat Terbang Pertama di Indonesia

Rabu, 20 April 2022 - 03:05 WIB
loading...
A A A
Habibie pun berhasil meraih gelar insinyur pada 1960. Lima tahun kemudian, Habibie berhasil menyabet gelar doktor konstruksi pesawat terbang dengan predikat summa cumlaude dari perguruan tinggi tersebut.

Selanjutnya, Habibie bekerja di Messerschmitt-Bölkow-Blohm, perusahaan penerbangan di Hamburg, Jerman. Karena kejeniusannya, Habibie dijuluki sebagai Mr Crack. Julukan ini diberikan lantaran Habibie memiliki kontribusi yang sangat besar bagi teknologi pesawat terbang. Habibie menjadi ilmuwan yang sangat dihormati di negara tersebut.

Dalam buku biografi berjudul “The True Life of B.J. Habibie” disebutkan bahwa Presiden ke 2 RI Soeharto sangat mengagumi pemikiran-pemikiran Habibie yang high-tech. Soeharto kemudian meminta Habibie untuk pulang ke Indonesia.

Pada 1973, Habibie akhirnya pulang ke Indonesia. Selanjutnya, pada 26 April 1976, Habibie mendirikan industri pesawat terbang Nurtanio dan menjadi industri pesawat terbang pertama di Asia Tenggara. Pada 11 Oktober 1985 industri pesawat terbang Nurtanio berganti nama menjadi Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN), sebelum akhirnya direstrukturisasi menjadi PT Dirgantara Indonesia (PTDI) pada Agustus 2000.

Produksi Pesawat N250 Gatotkaca.

Presiden Soeharto kemudian mengangkat Habibie sebagai Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) pada 1978 hingga 1998. Selama 20 tahun menjabat sebagai Menristek, Habibie mencanangkan pembuatan Pesawat N250 Gatotkaca.

N250 Gatotkaca merupakan pesawat buatan Indonesia pertama yang digagas oleh BJ Habibie. Pesawat tersebut berhasil diterbangkan pada 1995. Keberhasilan Indonesia memproduksi sendiri pesawat terbang membuat geger dunia internasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Peristiwa Bersejarah...
Peristiwa Bersejarah 21 Mei 1998, BJ Habibie Ucapkan Sumpah Jabatan Presiden di Istana Merdeka
DPR Apresiasi Pemerintah...
DPR Apresiasi Pemerintah Sikapi Kenaikan Avtur, Harusnya Tiket Pesawat Tak Naik
Jenazah Try Sutrisno...
Jenazah Try Sutrisno Bakal Dimakamkan Dekat Makam BJ Habibie dan Ani Yudhoyono di TMP Kalibata
Kisah Heroik Try Sutrisno,...
Kisah Heroik Try Sutrisno, Jadi Informan bagi Pejuang Kemerdekaan saat Melawan Penjajah
Joy Air Bangkrut, Ribuan...
Joy Air Bangkrut, Ribuan Penumpang di China Telantar
Kisah Habibie Berhasil...
Kisah Habibie Berhasil Taklukkan Dolar AS dari Rp17.000 ke Rp6.550
Prabowo Dapat Laporan...
Prabowo Dapat Laporan Puskesmas di Miangas Belum Pernah Diperbaiki Sejak Era Soeharto
Rekomendasi
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Berita Terkini
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved