Pengeroyokan Ade Armando Momentum Hentikan Kekerasan Berdimensi Intoleransi

Selasa, 19 April 2022 - 14:46 WIB
loading...
Pengeroyokan Ade Armando...
Anggota polisi mengevakuasi Ketua Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS) Ade Armando dari massa aksi 11 April di kawasan gedung DPR, Jakarta, Senin (11/4/2022). FOTO/MPI/ALDHI CANDRA
A A A
JAKARTA - Jaringan Dosen dan Alumni Perguruan Tinggi se-Indonesia mengutuk tindak kekerasan terhadap pengajar Universitas Indonesia (UI) Ade Armando saat demo 11 April di sekitar Gedung DPR. Tindak kekerasan itu dinilai menghancurkan martabat manusia dan bertentangan dengan Pancasila.

"Kami menyatakan menghancurkan martabat manusia karena pengeroyokan terhadap Ade Armando adalah tindakan yang tidak ksatria dan bentuk kekerasan yang menghancurkan nilai-nilai kemanusiaan dan peradaban yang bertentangan dengan Pancasila," tulis Jaringan Dosen dan Alumni Perguruan Tinggi se-Indonesia dalam siaran persnya, Selasa (19/4/2022).

Dalam pernyataannya, Jaringan Dosen dan Alumni Perguruan Tinggi se-Indonesia juga mendesak pemerintah agar kasus pengeroyokan terhadap Ade Armando dijadikan momentum untuk menghentikan semua bentuk tindak kekerasan, utamanya yang berdimensi intoleransi. Selain itu, juga mendesak aparat yang berwenang segera menuntaskan kasus ini dengan menindak tegas seluruh pelaku kekerasan dan aktor intelektualnya, serta memastikan tidak terulang lagi.



"Kami juga mengajak masyarakat untuk merapatkan barisan guna menciptakan suasana aman, damai, dan kondusif," tulisnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Indonesia Kompeten 2045,...
Indonesia Kompeten 2045, Wamenaker Dorong Kampus Perkuat Sertifikasi Kompetensi
Buku Sejarah Gerakan...
Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Diluncurkan, Rekam Perjuangan Sebelum Reformasi 1998
Wakapolri Ungkap Ancaman...
Wakapolri Ungkap Ancaman Kekerasan dan Teror Modern di Era Digital
Kekerasan Fisik dan...
Kekerasan Fisik dan Seksual Masih Ada, Menag: Pesantren Harus Jadi Ruang Paling Aman bagi Anak
Kurikulum S3 Manajemen...
Kurikulum S3 Manajemen Pendidikan Islam: Membangun Organisme Ilmu yang Hidup
Karina Ranau Didorong...
Karina Ranau Didorong Pria hingga Terjatuh Saat Tegur Parkir Motor
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
Rekomendasi
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Lalin di Kawasan Patung...
Lalin di Kawasan Patung Kuda Ramai Lancar Jelang Aksi Massa
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Berita Terkini
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Qodari: Kalau Hanya Tuntutan, Bukan Demokrasi
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo Ardianto
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Infografis
Ini Cara Hentikan Israel...
Ini Cara Hentikan Israel Invasi Gaza Menurut Pangeran Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved