Dituding Buang Badan, PAN Minta Dokumen RUU HIP Dibuka

Jum'at, 19 Juni 2020 - 11:57 WIB
loading...
Dituding Buang Badan,...
Foto/ilustrasi.SINDOnews
A A A
JAKARTA - PAN menjawab tudingan PDIP soal sikap sejumlah fraksi di DPR yang dinilai lepas tangan begitu Rancangan Undang-Undang tentang Haluan Ideologi Pancasila ( RUU HIP ) mendapatkan gelombang kritik. PAN bahkan menantang untuk membuka jejak digital rapat sebelumnya bahwa memang banyak fraksi yang memberikan catatan kritis terhadap RUU yang ramai ditolak itu.

Wakil Ketua Fraksi PAN DPR Saleh Partaonan Daulay mengatakan bahwa sejak awal RUU ini hendak diusulkan, banyak fraksi yang telah memberikan catatan. Catatan itu terutama terkait dengan tidak dimasukkannya TAP MPRS/XXV/1966 sebagai konsideran. Banyak fraksi yang menginginkan agar TAP MPRS tersebut dijadikan sebagai konsideran.

“Kalau mau lihat jejak digitalnya, FPAN sejak awal sudah menyampaikan hal itu. Waktu itu, kami merasakan ada sesuatu yang tidak lengkap di dalam RUU tersebut. Dan itu sesuatu yang sangat sensitif yang bisa menimbulkan polemik, perdebatan, dan bahkan penolakan dari publik. Ternyata benar, setelah disahkan sebagai inisiatif DPR, suara-suara yang mengeritik dan menolak nyaring terdengar," kata Saleh saat dihubungi SINDOnews, Jumat (19/6/2020).

(Baca: 3 Ormas Pendiri Golkar Dukung Pembahasan RUU HIP Dihentikan)

Saleh pun tidak sependapat dengan PDIP jika disampaikan dari awal tidak ada masalah, Sebab, di dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR yang ia juga hadiri bersama pimpinan fraksi lainnya, catatan-catatan itu telah disampaikan. Dan itu tidak hanya oleh satu atau dua fraksi, tetapi banyak fraksi.

“Ini bukan mau buang badan. Bukan juga mau melempar tanggung jawab kepada satu atau dua fraksi. Tetapi, memang begitu kenyatannya," tegasnya.

Karena itu, Saleh menantang agar dokumen terkait proses pembahasan RUU HIP itu dibuka kembali ke publik. Di situ bisa diketahui bagaimana pandangan-pandangan fraksi sebenarnya dalam beberapa rapat.

“Silahkan dibuka data dan file pandangan fraksi-fraksi yang disampaikan ke pimpinan waktu itu. Saya yakin, akan terlihat secara jelas dan utuh pandangan dan masukan fraksi-fraksi," tantangnya.

(Baca: Fraksi PAN Sambut Baik Sikap Pemerintah Tunda Pembahasan RUU HIP)

Namun demikian, Saleh menyarankan agar pembicaraan dan perdebatan soal RUU HIP sudah semestinya dihentikan. Sebab, pemerintah secara tegas sudah menyatakan agar RUU tersebut ditunda. Kalaupun ada yang tetap mau melanjutkan, tetap tidak akan bisa karena, pemerintah tidak akan mengirimkan utusannya untuk membahas.

“Fraksi PAN meminta agar pembahasan RUU tersebut dihentikan. Pimpinan DPR diminta untuk mengambil keputusan tersebut sesuai dengan mekanisme dan aturan yang ada," pungkasnya.

-------------------
Berita ini sebelumnya berjudul "Dituding Buang Badan, PAN Tantang PDIP Buka Dokumen RUU HIP" dan redaksi mengganti judul tersebut pada pukul 15.54.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ferdinand Hutahaean:...
Ferdinand Hutahaean: Jokowi Khianati Prabowo Demi Ambisi Politik Keluarga di 2029
Kabar Duka, Pendiri...
Kabar Duka, Pendiri PAN Abdillah Toha Assegaf Meninggal Dunia
PDIP Kembali Tegaskan...
PDIP Kembali Tegaskan Posisinya Jadi Mitra Strategis Pemerintah: Kami Tidak Nyinyir
BM PAN Bersama Buruh...
BM PAN Bersama Buruh Dampingi Riyan Hidayat Ambil Formulir Caketum
PDIP Soroti Perlindungan...
PDIP Soroti Perlindungan Hukum Pihak Ketiga dalam RUU Perampasan Aset
Viva Yoga Anggap Omongan...
Viva Yoga Anggap Omongan Saiful Mujani seperti Buih di Lautan
Dua Legislator PDIP...
Dua Legislator PDIP Desak Kementerian PU Tegur Kontraktor Sekolah Rakyat di Muncar
Sekretaris DPW PAN Sumut...
Sekretaris DPW PAN Sumut Komitmen Kawal Presiden Prabowo hingga 2034
DPW PAN Sumut: Tudingan...
DPW PAN Sumut: Tudingan Terhadap Zulhas sebagai Penyebab Banjir Sumatera Fitnah
Rekomendasi
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
FIFA Perketat Aturan,...
FIFA Perketat Aturan, Drama Mengulur Dihabisi
Juara 2 di Kompetisi...
Juara 2 di Kompetisi Berkuda Shark Anantya, Narantraya Jeihan Widjaya Tatap Porda Jabar
Berita Terkini
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
Infografis
10 Pejabat Badan Gizi...
10 Pejabat Badan Gizi Nasional dan Latar Belakangnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved