Jaga Keutuhan Teritori, Pemerintah Percepat Pembangunan Wilayah Perbatasan
Jum'at, 19 Juni 2020 - 08:17 WIB
loading...
A
A
A
Mantan kapolri ini mengungkapkan bahwa pos lintas batas negara tidak sekadar pos pelintasan, tapi juga menjadi etalase dan sentra industri dalam konsep pertahanan ekonomi. Di kawasan tersebut, sesuai intruksi presiden, telah dibangun layanan lintas batas, pasar, pusat pembelanjaan, terminal, sarana peribadatan, dan lain-lain. (Baca juga: Putri Gus Dur: Jadikan Humor Sebagai Barang Bukti Adalah Kegagalan)
Tito menegaskan, sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, PLBN harus dibangun sinergi dan terpadu sebagai bagian dari wilayah NKRI. “Membangun itu terpadu, jangan sendiri-sendiri, kementerian/lembaga itu punya program sehingga ini menjadi suatu miniatur pemerintahan dan wilayah NKRI,” jelasnya.
Sebelumnya Tito melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Anambas untuk meninjau perkembangan pembangunan di daerah perbatasan tersebut. Dia melihat Anambas memiliki potensi yang sangat luar biasa karena ada lebih dari 200 pulau. Kemudian alamnya indah, gunung-gunung, dan banyak tempat-tempat coralife yang bagus untuk resor, dive, pariwisata, dan perikanannya luar biasa. Potensi tanahnya juga subur luar biasa dan ini tinggal dikembangkan.
Menurut dia, potensi tersebut perlu mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat, pemda, dan masyarakat setempat. Mendagri menekankan jangan sampai ada istilah “menjadi penonton di wilayah sendiri bagi masyarakat Anambas”.
“Perlu dukungan dari pusat untuk infrastruktur, pelabuhan, bandara diperbaiki lokasi yang sangat strategis karena dekat dengan negara Asia lainnya. Dan, ini memerlukan komitmen pusat maupun daerah bersama-sama,” ungkapnya. (Baca juga: China Bebaskan 10 Tentara India Setalah Ditawan Tiga Hari)
Dia mengatakan, masyarakat tersebut perlu didukung dengan pendidikan dan pengembangan skill, baik melalui jalur formal maupun nonformal, termasuk memperhatikan aspek kesehatan. “Kemudian perlu pengembangkan skill bagi masyarakat, SDM, baik pendidikan formal maupun informal agar betul-betul mampu untuk mandiri, memanfaatkan sumberdaya yang ada. Termasuk juga meningkatkan kesehatan, Pak Presiden menyampaikan masalah stunting misalnya, jangan sampai ada kekerdilan karena kurang gizi,” tandasnya.
Tito menegaskan, sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, PLBN harus dibangun sinergi dan terpadu sebagai bagian dari wilayah NKRI. “Membangun itu terpadu, jangan sendiri-sendiri, kementerian/lembaga itu punya program sehingga ini menjadi suatu miniatur pemerintahan dan wilayah NKRI,” jelasnya.
Sebelumnya Tito melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Anambas untuk meninjau perkembangan pembangunan di daerah perbatasan tersebut. Dia melihat Anambas memiliki potensi yang sangat luar biasa karena ada lebih dari 200 pulau. Kemudian alamnya indah, gunung-gunung, dan banyak tempat-tempat coralife yang bagus untuk resor, dive, pariwisata, dan perikanannya luar biasa. Potensi tanahnya juga subur luar biasa dan ini tinggal dikembangkan.
Menurut dia, potensi tersebut perlu mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat, pemda, dan masyarakat setempat. Mendagri menekankan jangan sampai ada istilah “menjadi penonton di wilayah sendiri bagi masyarakat Anambas”.
“Perlu dukungan dari pusat untuk infrastruktur, pelabuhan, bandara diperbaiki lokasi yang sangat strategis karena dekat dengan negara Asia lainnya. Dan, ini memerlukan komitmen pusat maupun daerah bersama-sama,” ungkapnya. (Baca juga: China Bebaskan 10 Tentara India Setalah Ditawan Tiga Hari)
Dia mengatakan, masyarakat tersebut perlu didukung dengan pendidikan dan pengembangan skill, baik melalui jalur formal maupun nonformal, termasuk memperhatikan aspek kesehatan. “Kemudian perlu pengembangkan skill bagi masyarakat, SDM, baik pendidikan formal maupun informal agar betul-betul mampu untuk mandiri, memanfaatkan sumberdaya yang ada. Termasuk juga meningkatkan kesehatan, Pak Presiden menyampaikan masalah stunting misalnya, jangan sampai ada kekerdilan karena kurang gizi,” tandasnya.
Lihat Juga :