Bandingkan Angka Pelanggaran HAM Indonesia dan Amerika, Begini Penjelasan Mahfud MD

Sabtu, 16 April 2022 - 21:28 WIB
loading...
Bandingkan Angka Pelanggaran...
Menko Polhukam Mahfud MD membandingkan jumlah pelaporan yang diterima Indonesia dengan Amerika Serikat ihwal pelanggaran HAM. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD membandingkan jumlah pelaporan yang diterima Indonesia dengan Amerika Serikat ihwal pelanggaran HAM. Menurut Mahfud, dalam kurun waktu 2018 hingga 2021, Amerika Serikat menerima 76 laporan.

Sedangkan, dalam rentang waktu yang sama, Indonesia mendapatkan 19 laporan. Angka di atas merupakan pencatatan yang dilakukan oleh Special Procedures Mandate Holders (SPMH) atau kelompok ahli di bawah Dewan Keamanan PBB.

”Dalam kurun waktu 2018-2021 Indonesia mendapatkan laporan, itu dilaporkan oleh 19 LSM katanya (Indonesia) melanggar HAM. Tetapi di kurun waktu yang sama Amerika justru dilaporkan 76 kasus. Jadi soal itu kita saling lihat saja lah," ujar Mahfud, Sabtu (16/4/2022).

Baca juga: Tepis Tudingan AS PeduliLindungi Langgar HAM, Mahfud MD: Justru untuk Lindungi Rakyat

Mahfud mengatakan, yang terpenting dari hal itu adalah masing-masing negara tetap bekerja sesuai cara yang ditentukan untuk menyelamatkan rakyatnya. Dia mengatakan, pihak yang tak paham akan menganggap laporan tersebut serius dan seolah-olah PBB telah menyatakan ada pelanggaran HAM berat di Indonesia. Bahkan, pihak tersebut akan berasumsi bahwa PBB akan turun tangan menginvestigasi.

Baca juga: AS Laporkan Dugaan Pelanggaran HAM di Aplikasi PeduliLindungi, Ini Kata Satgas Covid-19

"Anda juga buat laporan ke sana lalu diberitahu bahwa ada laporan begitu. Asal Anda tidak capek saja atau asal Anda mungkin bisa dibayar untuk membuat itu, ada yang bayar, itu enggak apa-apa, dibuat saja," tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Thucydides Trap: Antinomi...
Thucydides Trap: Antinomi China dan Amerika
Menhan Ungkap Asal Muasal...
Menhan Ungkap Asal Muasal Amerika Serikat Ajukan Overflight Access ke Indonesia
Momen Menegangkan Pasukan...
Momen Menegangkan Pasukan TNI Evakuasi Jenazah Pilot AS yang Ditembak OPM di Yahukimo
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Rekomendasi
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
4 Suporter Tewas, Meksiko...
4 Suporter Tewas, Meksiko Perketat Pengamanan Jelang Lawan Inggris
Momen Menegangkan Pasukan...
Momen Menegangkan Pasukan TNI Evakuasi Jenazah Pilot AS yang Ditembak OPM di Yahukimo
Berita Terkini
Nonton Prambanan Jazz...
Nonton Prambanan Jazz Festival Makin Seru, Nikmati Promo dan Kemudahan Transaksi dari BRI!
Kemenhaj Siapkan Manasik...
Kemenhaj Siapkan Manasik Kesehatan untuk Jemaah Haji 2027
Brigjen LMI Jadi Tersangka...
Brigjen LMI Jadi Tersangka Korupsi MBG, Qodari: Hukum Harus Tegak Tanpa Pandang Bulu
PDIP Balas PSI yang...
PDIP Balas PSI yang Ingin Jadikan Jateng 'Kandang Gajah': Jangan Terlalu Sombong!
KPK Ungkap Asal Usul...
KPK Ungkap Asal Usul Uang Dalam Amplop yang Ditinggal Bupati Kuansing saat Audiensi ke Menhut
Tekan Angka Kematian...
Tekan Angka Kematian Jemaah Haji, Menhaj: Istithaah Kesehatan Jadi PR
Infografis
Mahfud MD Minta Demo...
Mahfud MD Minta Demo 11 April Tanpa Kekerasan dan Peluru Tajam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved