Survei: Mayoritas Publik Tak Percaya Big Data Luhut Pandjaitan dan Cak Imin
Rabu, 13 April 2022 - 21:22 WIB
loading...
Mayoritas publik tidak percaya dengan klaim soal big data terkait dukungan terhadap penundaan Pemilu 2024. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Mayoritas publik tidak percaya dengan klaim soal big data terkait dukungan terhadap penundaan Pemilu 2024. Hal tersebut berdasarkan hasil survei yang dilakukan lembaga Survei dan Polling Indonesia (SPIN) yang diumumkan pada hari ini.
Dalam survei tersebut, 71,8 persen responden tidak percaya dengan klaim big data tersebut. Adapun klaim big data tersebut sebelumnya dibeberkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar alias Cak Imin .
"Saat Luhut ke UI dalam acara seminar kan ditanyakan mahasiswa untuk membuka Big Data. Yang yakin hanya 20,2 persen. Kalau pejabat sudah menyampaikan data ke publik, datanya harus dibuka. Aneh jika masyarakat taat konstitusi tapi elitenya tidak," kata Direktur SPIN Igor Dirgantara saat memaparkan hasil surveinya, Rabu (13/4/2022).
Baca juga: Didemo saat Kunjungi UI, Luhut Debat dengan Mahasiswa soal Big data
Dalam survei tersebut, 71,8 persen responden tidak percaya dengan klaim big data tersebut. Adapun klaim big data tersebut sebelumnya dibeberkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar alias Cak Imin .
"Saat Luhut ke UI dalam acara seminar kan ditanyakan mahasiswa untuk membuka Big Data. Yang yakin hanya 20,2 persen. Kalau pejabat sudah menyampaikan data ke publik, datanya harus dibuka. Aneh jika masyarakat taat konstitusi tapi elitenya tidak," kata Direktur SPIN Igor Dirgantara saat memaparkan hasil surveinya, Rabu (13/4/2022).
Baca juga: Didemo saat Kunjungi UI, Luhut Debat dengan Mahasiswa soal Big data
Lihat Juga :