Di Depan Forum Konstitusi, LaNyalla: Negara Harus Sejahterakan Rakyat Bukan Perkaya Oligarki
Senin, 11 April 2022 - 00:16 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Presiden Larang Kabinet Bicara 3 Periode, LaNyalla: Menteri Harus Taat
Oleh karena itu LaNyalla berterima kasih, masih ada para tokoh yang mendedikasikan diri untuk memperjuangkan eksistensi Pancasila. "Kita tidak bisa membiarkan terus menerus Negara ini dikuasai oleh segelintir orang yang rakus untuk menumpuk kekayaan. Sementara ratusan juta rakyat tetap saja miskin dan menderita. Kita tidak bisa membiarkan kekayaan sumber daya alam dikuras oleh oligarki yang membiayai penguasa, sehingga kekuasaan terus berpihak kepada mereka," papar dia.
Oleh karena itu, LaNyalla menegaskan konstitusi Indonesia harus dengan tegas dan jelas berpihak kepada rakyat sebagai pemilik kedaulatan. Sebab, sistem perekonomian Indonesia disusun atas usaha bersama, dan sepenuhnya untuk kemakmuran rakyat.
"Insyaallah saya akan istiqomah berada di barisan yang ingin mengembalikan Indonesia menjadi negara kesejahteraan yang berkeadilan. Negara berdaulat, berdikari dan mandiri yang tidak dikendalikan oleh segelintir oligarki. Tapi negara yang lahir untuk kesejahteraan rakyat demi terwujudnya Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia," tegas dia.
Dalam kesempatan itu LaNyalla juga menyinggung tuduhan dirinya sebagai otak di balik rencana aksi mahasiswa pada 11 April. Tentang hal ini LaNyalla malah bersyukur. "Sempat ramai di medsos, saya dituduh sebagai otak di belakang demo mahasiswa. Alhamdulilah, karena dari dulu sudah sering difitnah. Tapi saya yakin, kalau difitnah itu malah akan menaikkan derajat kita. Siapa tahu dengan dituduh otak demo turunkan Presiden, insyaallah nanti saya jadi Presiden," ujarnya.
Oleh karena itu LaNyalla berterima kasih, masih ada para tokoh yang mendedikasikan diri untuk memperjuangkan eksistensi Pancasila. "Kita tidak bisa membiarkan terus menerus Negara ini dikuasai oleh segelintir orang yang rakus untuk menumpuk kekayaan. Sementara ratusan juta rakyat tetap saja miskin dan menderita. Kita tidak bisa membiarkan kekayaan sumber daya alam dikuras oleh oligarki yang membiayai penguasa, sehingga kekuasaan terus berpihak kepada mereka," papar dia.
Oleh karena itu, LaNyalla menegaskan konstitusi Indonesia harus dengan tegas dan jelas berpihak kepada rakyat sebagai pemilik kedaulatan. Sebab, sistem perekonomian Indonesia disusun atas usaha bersama, dan sepenuhnya untuk kemakmuran rakyat.
"Insyaallah saya akan istiqomah berada di barisan yang ingin mengembalikan Indonesia menjadi negara kesejahteraan yang berkeadilan. Negara berdaulat, berdikari dan mandiri yang tidak dikendalikan oleh segelintir oligarki. Tapi negara yang lahir untuk kesejahteraan rakyat demi terwujudnya Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia," tegas dia.
Dalam kesempatan itu LaNyalla juga menyinggung tuduhan dirinya sebagai otak di balik rencana aksi mahasiswa pada 11 April. Tentang hal ini LaNyalla malah bersyukur. "Sempat ramai di medsos, saya dituduh sebagai otak di belakang demo mahasiswa. Alhamdulilah, karena dari dulu sudah sering difitnah. Tapi saya yakin, kalau difitnah itu malah akan menaikkan derajat kita. Siapa tahu dengan dituduh otak demo turunkan Presiden, insyaallah nanti saya jadi Presiden," ujarnya.
Lihat Juga :