Sekjen PBB Ingatkan Menteri dan Ketum Partai Koalisi Tidak Memperkeruh Suasana

Minggu, 10 April 2022 - 20:15 WIB
loading...
Sekjen PBB Ingatkan...
Sekjen PBB Afriansyah Noor menilai wacana penundaan Pemilu 2024 hingga perpanjangan masa jabatan presiden 3 periode yang dilontarkan elite politik hanya memperkeruh suasana. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sekjen Partai Bulan Bintang ( PBB ) Afriansyah Noor menilai wacana penundaan Pemilu 2024 hingga perpanjangan masa jabatan presiden 3 periode yang dilontarkan elite politik hanya memperkeruh suasana. Saat ini pemerintah sedang fokus meningkatkan ekonomi masyarakat pascapandemi Covid-19, sehingga seharusnya para pembantu presiden tidak mengacaukan stabilitas politik.

"Dalam konstitusi, pemilu diadakan setiap 5 tahun sekali, dan jabatan presiden hanya 2 periode. Ini yang harus kita taati, jangan membuat gaduh dengan melempar bola panas tentang wacana penundaan pemilu, itu sudah melanggar konstitusi," kata pria yang akrab disapa Ferry ini, Minggu (10/4/2022).

Ia menegaskan, para menteri dan partai pengusung seharusnya bahu-membahu ikut serta memberikan solusi, bukan malah membebani presiden dengan hal-hal yang sebenarnya tidak perlu. "Sekarang ini lagi krisis minyak goreng dan BBM naik, nah, gimana para pembantu presiden ini memberikan solusinya, jangan memperkeruh suasana dengan melempar isu penundaan pemilu," katanya.



Akibat adanya wacana tersebut, masyarakat maupun netizen di media sosial terbelah menjadi dua kubu, ada yang mendukung dan menolak penundaan pemilu. "Ini kan kayak mengadu domba rakyat sendiri," ujarnya. Bahkan, di beberapa wilayah, mahasiswa pun ikut turun melakukan aksi penolakan penundaan pemilu dan presiden 3 periode.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Ajak Seluruh...
Prabowo Ajak Seluruh Elemen Bangsa Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman demi Kemajuan Bangsa
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Fahri Hamzah Minta Elite...
Fahri Hamzah Minta Elite Nasional Jangan Terus Kembangkan Narasi Perpecahan
DPP PBB Gugat Mahkamah...
DPP PBB Gugat Mahkamah Partai hingga Menkum Buntut Penunjukan Anak Menko Yusril
Kilas Balik Perjalanan...
Kilas Balik Perjalanan Politik Prabowo Diputar di Istana, Termasuk saat Bersama Megawati di Pilpres 2009
Kisruh Ketua Umum PBB...
Kisruh Ketua Umum PBB Direbut Anak Menko Yusril, Ini Penjelasan Sekjen
Polemik PAW Anggota...
Polemik PAW Anggota DPRD Waropen Picu Polemik, Begini Penjelasan PBB
DPRD Kabupaten Waropen...
DPRD Kabupaten Waropen Diminta Hentikan Proses PAW Nixon Yenusi
Gaya Hidup Nepo Kids...
Gaya Hidup 'Nepo Kids' Nepal Bikin Marah Demonstran Gen-Z: dari Tas Desainer hingga Mobil Mewah
Rekomendasi
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China V+Short Gentle Torment of Love, Simak Dulu Sinopsisnya!
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Berita Terkini
Bupati Langkat Syah...
Bupati Langkat Syah Afandin Tiba di KPK usai Kena OTT
Gus Ipul Dukung Usulan...
Gus Ipul Dukung Usulan Sutan Takdir Alisjahbana Jadi Pahlawan: Pejuang Bahasa Indonesia
KPK terkait OTT Bupati...
KPK terkait OTT Bupati Langkat: Suap Proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perkim
3 Pejabat Bea Cukai...
3 Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp63,5 Miliar Terkait Kasus Impor Barang
Petisi Ahli Tampung...
Petisi Ahli Tampung Seluruh Masukan Organisasi Hukum Terkait RUU Advokat
PAN Tak Beri Bantuan...
PAN Tak Beri Bantuan Hukum ke Bupati Langkat yang Kena OTT KPK, Viva Yoga: Tanggung Jawab Pribadi
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved