Jokowi Beri Luhut Jabatan Baru, Demokrat Singgung Marah-marah Penundaan Pemilu
Minggu, 10 April 2022 - 13:47 WIB
loading...
Penunjukan Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Ketua Dewan SDA dikritik politikus Demokrat Kamhar Lamkuni. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Penunjukan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Ketua Dewan Sumber Daya Air Nasional dinilai sebagai ironi dalam sandiwara perpolitikan nasional. Hal ini disampaikan Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani.
"Meskipun keputusan tersebut memang sepenuhnya menjadi hak prerogatif Presiden. Penunjukan LBP ini jika dilakukan di kala situasi sedang normal tentu biasa saja, akan dihormati," ujar Kamhar Lakumani, Minggu (10/4/2022).
Baca juga: Luhut Sandang 12 Jabatan, Netizen: Pantesan Ngotot Minta 3 Periode
Namun situasi sekarang gaduh akibat agenda penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden. Publik membaca Luhut adalah aktor intelektual berkembangnya isu bahkan gerakan tersebut. "Keputusan ini menjadi patut untuk dipertanyakan," kata Kamhar.
Ia menyebutkan masih terekam kuat dalam memori publik, salah satu sumber kegaduhan adalah adanya klaim big data 110 juta orang di medsos yang menghendaki penundaan pemilu dan perpanjangan jabatan presiden oleh LBP.
"Meskipun keputusan tersebut memang sepenuhnya menjadi hak prerogatif Presiden. Penunjukan LBP ini jika dilakukan di kala situasi sedang normal tentu biasa saja, akan dihormati," ujar Kamhar Lakumani, Minggu (10/4/2022).
Baca juga: Luhut Sandang 12 Jabatan, Netizen: Pantesan Ngotot Minta 3 Periode
Namun situasi sekarang gaduh akibat agenda penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden. Publik membaca Luhut adalah aktor intelektual berkembangnya isu bahkan gerakan tersebut. "Keputusan ini menjadi patut untuk dipertanyakan," kata Kamhar.
Ia menyebutkan masih terekam kuat dalam memori publik, salah satu sumber kegaduhan adalah adanya klaim big data 110 juta orang di medsos yang menghendaki penundaan pemilu dan perpanjangan jabatan presiden oleh LBP.
Lihat Juga :