TGB: Kondusifitas Keberagaman adalah Rahmat Allah
Jum'at, 08 April 2022 - 17:21 WIB
loading...
A
A
A
“Pertama, tentu karunia dari Allah, dan juga merupakan buah dari kerja kolektif dari seluruh anak bangsa di masa sebelum kita. Semua berkontribusi berusaha membangun masyarakat yang harmonis. Kita bersyukur Indonesia sampai saat ini tetap utuh, tetap satu dan mudah-mudahan demikian seterusnya. Ini bukan hadiah dari siapa-siapa, tapi ini adalah rahmat Allah dan hasil dari ikhtiar untuk membangun kehidupan berbangsa dan bernegara yang majemuk, dengan pluralitas yang sangat autentik,” ujar TGB.
Dia mengatakan keberagaman di Indonesia itu autentik. “Bukan buat-buat. Keberagaman autentik adalah keberagaman yang lahir dari kesadaran,” ucapnya.
Dia menambahkan, keberagaman tak ubahnya sebagai tulang belakang bagi Indonesia. Dia berharap tulang belakang itu akan terus kuat, sehingga keberagaman yang terjadi di Indonesia tetap kondusif, seperti halnya pluralis autentik.
“Indoneisa itu seperti manusia ya. Manusia itu kan punya panca indera, maka yang menjadi backbone dari manusia yang namanya Indonesia itu adalah keberagaman kita. Jadi kesadaran kita untuk hidup bersama, menghormati satu sama lain itu seperti tulang belakang ya. Kalau tulang belakang ini tetap tegak, maka Indonesia juga akan tetap tegak dan bisa berjalan dan bahkan berlari cepat,” pungkasnya.
Dia mengatakan keberagaman di Indonesia itu autentik. “Bukan buat-buat. Keberagaman autentik adalah keberagaman yang lahir dari kesadaran,” ucapnya.
Dia menambahkan, keberagaman tak ubahnya sebagai tulang belakang bagi Indonesia. Dia berharap tulang belakang itu akan terus kuat, sehingga keberagaman yang terjadi di Indonesia tetap kondusif, seperti halnya pluralis autentik.
“Indoneisa itu seperti manusia ya. Manusia itu kan punya panca indera, maka yang menjadi backbone dari manusia yang namanya Indonesia itu adalah keberagaman kita. Jadi kesadaran kita untuk hidup bersama, menghormati satu sama lain itu seperti tulang belakang ya. Kalau tulang belakang ini tetap tegak, maka Indonesia juga akan tetap tegak dan bisa berjalan dan bahkan berlari cepat,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :