Alsintan Bantu Petani di Kalimantan Selatan Kembangkan Budidaya Pertanian
Senin, 04 April 2022 - 20:33 WIB
loading...
Kementan terus merealisasikan penggunaan alsintan bagi petani, salah satunya sebagaimana direalisasikan untuk petani di Kalimantan Selatan (Kalsel).
A
A
A
KALIMANTAN SELATAN - Salah satu program peningkatan produktivitas pertanian adalah melalui alat mesin pertanian (alsintan). Oleh karena itu Kementerian Pertanian (Kementan) terus merealisasikan penggunaan alsintan bagi petani, salah satunya sebagaimana direalisasikan untuk petani di Kalimantan Selatan (Kalsel). Dengan menggunakan alsintan, budidaya pertanian di Kalsel semakin berkembang pesat.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menuturkan, sejak awal memang alsintan ini diarahkan untuk peningkatan produksi pangan dan kesejahteraan petani. Dikatakannya, alsintan akan bermanfaat untuk mempercepat proses pengolahan tanah, masa tanam dan masa panen. Tentu ini akan memacu produktivitas dan kesejahteraan petani.
"Pengembangan alsintan diharapkan seimbang dengan tenaga kerja manusia, sehingga pengembangan pertanian tetap memberdayakan petani dengan teknologi pertanian yang maju, mandiri dan modern," ujarnya.
![Alsintan Bantu Petani di Kalimantan Selatan Kembangkan Budidaya Pertanian]()
Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Ali Jamil menuturkan, dengan alsintan, mengolah sawah yang tadinya membutuhkan waktu 5-6 jam untuk luas lahan satu hektar, kini hanya hitungan jam saja.
Menurut Ali, Kementan juga terus memodernisasi alat-alat pertanian, agar pertanian kita sejalan dengan tujuan pembangunan pertanian nasional, yakni menyediakan pangan untuk seluruh rakyat, meningkatkan kesejahteraan petani dan menggenjot ekspor.
"Alsintan dapat membantu petani menghemat waktu, tenaga, dan biaya produksi pertanian. Salah satunya, lanjutnya, dibutuhkan pada saat masa musim tanam," katanya.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menuturkan, sejak awal memang alsintan ini diarahkan untuk peningkatan produksi pangan dan kesejahteraan petani. Dikatakannya, alsintan akan bermanfaat untuk mempercepat proses pengolahan tanah, masa tanam dan masa panen. Tentu ini akan memacu produktivitas dan kesejahteraan petani.
"Pengembangan alsintan diharapkan seimbang dengan tenaga kerja manusia, sehingga pengembangan pertanian tetap memberdayakan petani dengan teknologi pertanian yang maju, mandiri dan modern," ujarnya.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Ali Jamil menuturkan, dengan alsintan, mengolah sawah yang tadinya membutuhkan waktu 5-6 jam untuk luas lahan satu hektar, kini hanya hitungan jam saja.
Menurut Ali, Kementan juga terus memodernisasi alat-alat pertanian, agar pertanian kita sejalan dengan tujuan pembangunan pertanian nasional, yakni menyediakan pangan untuk seluruh rakyat, meningkatkan kesejahteraan petani dan menggenjot ekspor.
"Alsintan dapat membantu petani menghemat waktu, tenaga, dan biaya produksi pertanian. Salah satunya, lanjutnya, dibutuhkan pada saat masa musim tanam," katanya.
Lihat Juga :