Berbahaya, Prabowo Bisa Disalip Ganjar dan Anies Jika Terus di Belakang Layar

Senin, 04 April 2022 - 09:26 WIB
loading...
Berbahaya, Prabowo Bisa...
Tren elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengalami penurunan berdasarkan survei nasional Indikator Politik yang dirilis Minggu (3/4/2022). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masih unggul di sejumlah simulasi nama calon presiden (capres) 2024 . Namun, tren elektabilitas Prabowo mengalami penurunan berdasarkan survei nasional Indikator Politik yang dirilis Minggu (3/4/2022).

Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi mengatakan salah satu penyebabnya adalah kurangnya sosialisasi yang dilakukan oleh Prabowo. Lanjut dia, perolehan elektabilitas Prabowo ini bisa dilihat dari dua perspektif yang berbeda. Baca juga: Baca juga: Survei Indikator: Elektabilitas Pasangan Prabowo-Ganjar Tembus 51,1%

“(Elektabilitas Prabowo) Memang bisa dibaca dengan gelas setengah penuh, gelas setengah kosong. Gelas setengah penuhnya adalah Pak Prabowo tidak pernah pasang baliho, Pak Prabowo tidak pernah pencitraan di televisi tapi tapi masih dapet 27,4% dalam simulasi 7 nama,” ujar Burhan dikutip Senin (4/4/2022).



Kemudian, kata Burhan, dalam perspektif gelas setengah kosong, perlu diingat bahwa Prabowo pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 lalu memperoleh 44,5% suara nasional. Sehingga elektabilitas Prabowo pada survei hari ini sudah turun hampir separuh dan ini membuktikan suara Prabowo pindah ke capres yang lain.

“Jadi tergantung cara pandanganya ya,” imbuhnya.

Menurut Burhan, kalau Prabowo terlalu jauh dari radar publik, terlalu berisiko buat Prabowo. Lain halnya jika memang Prabowo tidak lagi memiliki minat untuk maju di Pilpres 2024 mendatang. Tetapi faktanya, elite di Partai Gerindra telah memproyeksikan Prabowo sebagai capres.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Komunikasi Nilai...
Pakar Komunikasi Nilai Kepemimpinan Prabowo Berhasil Bangun Optimisme dan Kepercayaan Publik
Prabowo: Gaji Hakim...
Prabowo: Gaji Hakim Naik Hampir 300%, Lebih Tinggi dari Singapura
Prabowo: 110 Masalah...
Prabowo: 110 Masalah Tuntas dalam 18 Bulan, Bukan Prestasi Kecil
Mensesneg Minta Jangan...
Mensesneg Minta Jangan Kaitkan Kasus Febrie Adriansyah dengan Prabowo
Prabowo Gelar Sidang...
Prabowo Gelar Sidang Kabinet Paripurna Sore Ini, Bahas Percepatan Program-Evaluasi
Ramalan Juni Indonesia...
Ramalan Juni Indonesia Kolaps, Prabowo: Ini Udah Juli!
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Apa Itu Universitas...
Apa Itu Universitas Republik Indonesia yang Dibentuk Prabowo dan Dipimpin Donny Ermawan?
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Rekomendasi
Ruben Onsu Bongkar Bukti...
Ruben Onsu Bongkar Bukti Transfer Rp11,3 Miliar untuk Rumah Sarwendah
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Berita Terkini
Penampakan Alphard yang...
Penampakan Alphard yang Disita KPK Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Relawan Jokowi: Jangan Salah Paham, Perkara Belum Selesai
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Bareskrim Polri Tahan...
Bareskrim Polri Tahan 2 Bos Pabrik Gas Whip Pink
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Infografis
7 Gejala Awal Penyakit...
7 Gejala Awal Penyakit Ginjal yang Terlihat di Kaki dan Tangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved