Kepercayaan terhadap KPK Terus Menurun, Beda Tipis dengan Polri dan Kejaksaan
Minggu, 03 April 2022 - 16:10 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Burhan, meskipun Desember 2021 ada sedikit kenaikan (kepercayaan KPK) tetapi tetap belum kembali seperti semula. Sama halnya dengan Polri dan Jaksa, ketiga institusi penegak hukum ini perbedaan tingkat kepercayaannya sangat tipis.
“Tetapi memang 3 institusi penegak hukum, polisi, jaksa dan KPK tipis bedanya, tidak bisa dibedakan. Sebelum 2018, KPK bedanya selalu signifikan dengan polisi dan jaksa,” terang Burhan.
Survei dilakukan pada 11-21 Februari 2022, populasi survei ini adalah seluruh WNI yang punya hak pilih pada pemilu. Penarikan sampel menggunakan multistage random sampling, dengan basis sampel 1.200 orang yang berasal dari seluruh provinsi dan terdistribusi secara proporsional. Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel basis 1.200 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error) +/- 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.
Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh supervisor yang kembali mendatangi responden terpilih, dan tidak ditemukan kesalahan berarti.
“Tetapi memang 3 institusi penegak hukum, polisi, jaksa dan KPK tipis bedanya, tidak bisa dibedakan. Sebelum 2018, KPK bedanya selalu signifikan dengan polisi dan jaksa,” terang Burhan.
Survei dilakukan pada 11-21 Februari 2022, populasi survei ini adalah seluruh WNI yang punya hak pilih pada pemilu. Penarikan sampel menggunakan multistage random sampling, dengan basis sampel 1.200 orang yang berasal dari seluruh provinsi dan terdistribusi secara proporsional. Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel basis 1.200 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error) +/- 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.
Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh supervisor yang kembali mendatangi responden terpilih, dan tidak ditemukan kesalahan berarti.
(muh)
Lihat Juga :